oleh

Proyek Gedung Cipta Karya Diawasi Ketat , Komisi III DPRD Sumenep Minta Perhatikan Kualitas 

Kabarmadura.id/Sumenep-Komisi III DPRD Sumenep tidak ingin kecolongan lagi dalam pembangunan infrastruktur di Sumenep. Untuk itu, mereka melakukan pengawasan lebih dini terhadap pembangunan gedung Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPRKP dan CK) di Jalan Kamboja Nomor 27 B Sumenep.

Sekretaris Komisi III DPRD Sumenep M.Ramzi mengatakan, pembangunan gedung tersebut jangan sampai separti pembangunan masjid di area kantor Pemkab Sumenep. Hal tersebut cepat rusak dikarenakan pengawasannya kurang dari dinas terkait.

“Dinas terkait harus intens melakukan pengawasan. Apalagi pengerjaan tersebut digarap dua lantai,” katanya, Senin (20/7/2020).

Menurutnya, anggaran yang akan menelan Rp3,7 M itu harus betul-betul dimaksimalkan agar tidak merugikan Pemkab Sumenep. Berdasarkan hasil pengawasan, pengerjaan di lapangan masih 30 persen.

“Kita ingin pengerjaannya diawasi agar tidak asal pasang saja, sehingga mendapatkan hasil yang berkualitas. Karena pembangunan dua lantai ini untuk jangka panjang yang akan digunakan pegawai DPRKP dan CK,” paparnya.

Dewan juga meminta kontraktor memastikan bahan yang dipakai sesuai dengan spesifikasi. Sebab gedung tersebut langsung digunakan dengan menggunakan lantai 2.

“Konstruksinya harus diperkuat disesuaikan dengan alur gelombang pasang. Saya pikir rekanan sudah berpengalaman menyelesaikan hal itu, jadi tak hanya kejar waktu, kualitas juga mesti diperhatikan,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Penataan Bangunan dan Lingkungan Hery Gushendrawan mengatakan, pihaknya intens mengawasi pengerjaan gedung DPRKP dan CK agar bisa selesai tepat waktu. Sesuai kontrak dengan rekanan, proyek tersebut ditarget 5 bulan selesai. Sehingga, saat ini sudah mulai dikerjakan sesuai prosedur yang ada.

“Pengerjaan semakin cepat semakin bagus, tentunya dengan kualitas yang sesuai spek,” paparnya.

Diketahui, proses pekerjaan saat ini masih dalam proses penataan tempat . Pemasangan dinding bata juga tengah dikerjakan sambil menyiapkan bahan-bahan bahan lainnya.

“Yang agak lama nanti finishing. Tetapi bila dikerjakan dengan tenaga kerja yang banyak, dan pihak rekanan terus memberikan intruksi pada pekerja, Insyaallah selesai tepat waktu”,ungkapnya.

Hery Optimis pengerjaan sesuai target. Sebab, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) sudah meminta kepada konsultan pengawas agar melakukan monitor secara ketat proyek gedung DPRKP dan CK itu. Termasuk konsultan pengawas dimintai menghitung progresnya dan menghitung kemungkinan apakah pelaksana pekerjaan masih bisa menyelesaikan pekerjaan sesuai jadwal yang ada.

“Semoga saja pengerjaan cepat selesai hingga lima bulan,” ujarnya.

Sementara itu, pengawas pengerjaan Hamdi asal Saronggi mengatakan, pengawasan kepada para tukang dilakukan setiap hari. Saat ini dipantau terus karena beresiko. Sebab, bangunannya berlantai 2.

Jadwal pengerjaannya dari pukul 7.15-16.00 WIB. Sebanyak 35 orang yang bekerja di DPRKP dan CK itu tidak ada liburnya kecuali hari Jumat.

“Untuk saat ini pengerjaan dikebut dan nanti jika sudah membangun lantai biasanya lembur,” pungkasnya. (imd/pai)

 

 

Komentar

News Feed