oleh

Proyek Jalan DAK Punya Hutang Rp8 Miliar ke Rekanan

Kabarmadura.id/Sumenep--Sejumlah pekerjaan proyek jalan yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Rp25 miliar telah usai dikerjakan. Namun terhadap pekerjaan yang sudah diselesaikan itu tidak seluruh terbayar.

Terbukti, sebagaimana disampaikan Kepala bidang Teknik, Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Sumenep Agus Adi Hidayat dari Rp25 miliar, masih Rp17 miliar atau 75 persen yang terbayar. Sementara sisanya, Rp8 miliar atau 25 persennya masih belum cair.

“Proyek jalan yang menelan Rp25 miliar masih sebanyak 25 persen yang tidak terbayar terhadap rekanan,” katanya, (30/08).

Diketahui, proyek jalan yang bersumber dari DAK 2020, antara lain pekerjaan jalan di Desa Prenduan Kecamatan Pragaan, di Kecamatan Guluk-guluk, Kecamatan Bluto, Desa Kopedi dan Desa Gilang, di Desa Tambakagung kecamatan Ambunten, dan di Desa Badur Kecamatan Batuputih.

Terhadap pekerjaan semua proyek, diakui tidak ada kendala hingga akhir pengerjaan, di mana rata-rata panjang jalan 1 kilometer lebih dan lebar 3,4 meter. Proyek tersebut direncanakan pada 2019 lalu dan baru dikerjakan pada 27 maret 2020 dan sudah selesai.

Untuk pembayaran Rp8 miliar kepada rekanan, dijelaskan, masih harus menunggu turunnya dana dari pemerintah Pusat.

“Alhamdulillah saat ini pekerjaan sudah selesai, walaupun pembayaran pada rekanan masih nunggak,” paparnya.

Agus mengaku, merupakan hal biasa dalam keterlambatan pembayaran. Sebab, anggaran yang bersumber dari DAK butuh persyaratan ketat dan prosesnya lama. Salah satu pemenang lelang adalah CV. Elang Emas yang saat ini belum dibayar. (imd/ong)

Komentar

News Feed