oleh

Proyek Mesin PLTD Belum Dilelang

Kabarmadura.id/SUMENEP-Proyek pembangunan pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) di Pulau Gili Raja Kecamatan Gili Genting, belum selesai dilelang. Padahal, proyek itu direncanakan selesai pada tahun 2019 ini.

Berdasarkan pengakuan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyrakat dan Desa Ahmad Masuni, pengadaan mesin diesel dua masih tahap pelelangan, dan direncanakan pada bulan April akan dilanjutkan dengan peninjauan.

“Untuk kelistrikan di Pulau Gili Raja, bulan April nanti akan ditinjau PLN (pembangkit listrik negara, red). Sekarang tinggal pengadaan mesinnya yang satu lagi.,” ungkap Masuni saat ditemui Kabar Madura di kantornya, Kamis (21/3).

Pembangkit listrik di Gili Raja tersebut akan menggunakan dua diesel yang akan dipusatkan di Desa Lombang, desa paling timur di Pulau Gili Raja. Mesin diesel pertama sudah dilelang, tinggal disetup.

Sedangkan mesin diesel dua masih proses pelelangan. Masuni menambahkan, setelah selesai meninjau, akan langsung diadakan penyambungan terhdap rumah-rumah warga di empat desa pulau tersebut.

“Insyaallah di akhir tahun listrik di Gili Raja sudah menyala,” tambah Masuni meyakinkan kepada Kabar Madura, Rabu (21/3).

Saat ini, aliran listrik di Gili Raja menggunakan tenaga diesel yang dikelola oleh swasta, itupun hanya mampu menyala selama 12 jam di malam hari, dan tarifnya juga lebih mahal dari rata-rata listrik yang dikelola PLN. Sedangkan apabila sudah dikelola PLN, tarif listrik di sana akan menyesuaikan. (mad/waw)

Komentar

News Feed