Proyek PATM Lebeng Barat Berjalan Sukses

  • Whatsapp
(FOTO: KM/MOH RAZIN) BERFUNGSI: Uji coba PATM di Desa Lebeng Barat, Kecamatan Pasongsongan berjalan normal, air bisa mengirim ke ketinggian.

KABARMADURA.ID | SUMENEP -Proyek pompa air tanpa motor (PATM) di Desa Lebeng Barat, Kecamatan Pasongsongan, sesuai harapan bersama. Sebab, proyek tersebut saat ini sudah berfungsi dengan normal. Sehingga masyarakat sangat bersyukur karena pembangunan yang diperuntukkan untuk pertanian itu sudah bisa dimanfaatkan.

Hal itu terbukti setelah uji coba oleh rekanan bersama Dinas Pekerjaan Umum (PU) Sumber Daya Air (SDA) dan Dinas Pertanian Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (Dispertahortbun) Sumenep, serta disaksikan langsung oleh tokoh masyarakat dan masyarakat sekitar.

Salah satu tokoh yang disegani masyarakat Desa Lebeng Barat Kiai Muhammad Bahar, sangat bersyukur atas  keberhasilan uji coba itu. Dirinya mengucapkan banyak terima kasih dan tak henti berucap syukur. Sebab adanya PATM itu sangat dinanti-nanti untuk pengembangan sektor pertanian.

“Dalam uji coba tadi saya senang melihatnya, air kan sudah sampai ke tandon yang disediakan di ketinggian dan sudah mengalir ke area persawahan atau lahan masyarakat. Kami tak henti-henti berucap alhamdulillah karena telah berfungsi,”  ucapnya, Rabu (10/11/2021).

Selanjutnya, agar keberadaan PATM tetap bertahan lama, dia berharap agar selalu dikontrol oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep. Sebab, masyarakat sendiri tidak mempunyai keahlian jika ada peralatan yang kurang normal. Sehingga untuk kepentingan jangka panjang hal itu sangat diperlukan.

“Tentu untuk perawatan tetap menjadi harapan kami. Karena PATM itu sekali lagi merupakan kebutuhan masyarakat sekitar,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala PU SDA Sumenep Chainur Rasyid mengatakan, proyek pembangunan PATM bertujuan untuk memaksimalkan pertanian, terutama di kawasan atau desa  yang menjadi salah satu titik yang disasar kekeringan.

“Tentu kami bakal memantau terus untuk kondisi PATM itu, termasuk perawatannya,” kata Inung, sapaan akrabnya.

Sementara itu, Konsultan Pengawas Dayat menuturkan, pada proses pengerjaan pembangunan PATM terdapat sejumlah kendala. Namun, melalui komitmen bersama akhirnya pembangunan itu sudah bisa difungsikan dan bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Untuk jalan masuk lokasi kami berpartisipasi untuk mengganti pohon-pohon yang ditebang untuk dijadikan jalan. Apalagi curah air yang di luar prediksi, sehingga PATM itu sebelumnya melalui perbaikan-perbaikan,” papar dia.

Reporter: Moh Razin

Redaktur: Mohammad Khairul Umam

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *