Proyek PJU di Sampang Harus Tahan Lama

  • Whatsapp
(FOTO: KM/FDOKUMEN) KEJAR TARGET: Pekerja proyek penerangan jalan umum (PJU) di Kabupaten Sampang wajib sesuai rencana biaya anggaran (RAB).

KABARMADURA.ID, SAMPANG – Realisasi proyek pemasangan penerangan jalan umum (PJU) senilai Rp7,2 miliar masih 65 persen. Meski demikian, pemasangan harus sesuai dengan rencana anggaran biaya (RAB) atau tidak tergesa-gesa. Sebab, pada umumnya ketersediaan PJU yang baru dioperasikan rentan rusak. Hal ini diungkapkan Ketua DPRD Sampang Fadol, Minggu (15/8/2021).

Menurutnya, kerusakan disinyalir akibat penyambungan instalasi terburu-buru dan kejar target pelaksana atau kontraktor. Apalagi, sisa pekerjaan PJU yang belum selesai tahun ini tidak sedikit. Sedangkan, target penyelesaian sudah di depan mata. Yakni, akhir bulan depan sudah harus tuntas. “Kami berharap tidak tergesa-gesa. Sehingga hasilnya tahan lama. Karena bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Bacaan Lainnya

Bahkan, pihaknya meminta pelaksana proyek tidak khawatir dengan denda. Sebab, denda merupakan konsekuensi pekerjaan. Namun, apabila terjadi kerusakan sebelum masa pemeliharaan bisa dipastikan akibat faktor pekerjaan yang kurang baik dan nantinya akan menjadi temuan tentang kerugian keuangan.

Dia mengungkapkan, tahun lalu proyek PJU juga tidak sedikit. Namun, terdapat beberapa keluhan dari masyarakat. Jika pekerjaan baru sebulan PJU banyak mati. Hal itu, tidak boleh terjadi untuk tahun ini. Selain itu, leading sektor sebagai penanggung jawab harus melakukan pengawasan internal. Tujuannya, sebagai bentuk sumbangsih pemerintah untuk mendapatkan kualitas pekerjaan yang lebih baik dari kontraktor pelaksana.

Data yang dihimpun Kabar Madura, proyek tersebut dilakukan oleh CV Wahyu Jaya Sejahtera dan CV Wahyu Jaya Persada. Pemasangan tiang dan lampu PJU menyebar di 11 kecamatan. Jumlah PJU yang harus dipasang sebanyak 455 titik. Rinciannya, 152 PJU dipasang di Kecamatan Banyuates, 7 titik di Kecamatan Robatal, 104 titik di Kecamatan Omben, 8 titik di Kecamatan Karang Penang dan di 142 titik di Kecamatan Tambelangan.

Tidak hanya itu, PJU harus terpasang di sejumlah kecamatan lainnya. Seperti di Kecamatan Sampang 59 titik, Jrengik 34 titik, Camplong 12 titik, Sreseh 30 titik dan Kedungdung sebanyak 126. Kabid Hubungan Darat Dinas Perhubungan (Dishub) Sampang melalui Kasi Teknik Sarana Prasarana (TSP) Jalan Heri Budiyanto memastikan, jika pengawasan internal tetap dilakukan dan selalu berkoordinasi dengan konsultan pengawas. (man/ito)

 

 

 

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *