Proyek Rp9 Miliar di Kompleks Pemkab Belum Tuntas

  • Whatsapp

Kabarmadura.id/SUMENEP-Proyek pembangunan di kompleks Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep masih belum tuntas. Proyek bernilai Rp9 Miliar tersebut harus tuntas paling lambat akhir November 2019. (selengkapanya lihat Grafis)

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Kabupaten Sumenep Mohammad Jakfar.

“Proyek tersebut semuanya dilakukan melalui pelelangan,” katanya, Minggu (29/9).

Dijelaskan, dalam aturan proyek, jika rekanan tidak dapat menyelesaikan tepat waktunya, maka dirinya bisa memberikan waktu untuk memperpanjang. Dalam perpanjangan nantinya bisa dikenakan denda perhari sepermil perseribu kali nilai kontrak.

“Tetapi, saya yakin akhir Nopember akan selesai,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Penataan Bangunan dan Lingkungan Hery Gushendrawan mengutarakan, perencanaan dan pengerjaan proyek dilakukan secara bersaman. Bahkan hingga penyelesaian ditargetkan akhir tahun semuanya selesai.
Dijelaskan, pembangunan tersebut merupakan kelengkapan dari Kantor Pemkab Sumenep yang nantinya bisa dipergunakan untuk keberlangsungan roda pemerintahan Kabupaten Sumenep.

“Jika gedungnya sudah lengkap, bahkan fasilitas memadai maka roda pemerintahan bakal berjalan sesuai harapan,” paparnya.

Hery menjelaskan, pembangunan itu sesuai dengan perencanaan yang ada. Pastinya beberapa kajian sudah dilakukan dengan rapat bersama serta anggarannya juga disesuaikan kebutuhan. Adapun anggaran tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Asli Daerah (APBD) murni.

“Tentu harapan kami semua anggaran diharapkan tidak sia sia sebab hal itu merupakan uang rakyat dan pembangunan untuk kesejahteraan pemerintah nantinya.”ujarnya.

Sebelumnya, anggota DPRD Kabupaten Sumenep M Ramzi mengutarakan, semua proyek fisik harus dimaksimalkan, agar roda pemerintahan berjalan dengan mulus. Dengan demikian, bisa dinikmati para abdi negara serta arsip.

Aktivis PMII itu menegaskan, anggaran yang digunakan diharapkan tepat sasaran. Sehingga, nantinya tidak ada kekurangan dalam pengerjaannya.

  1. “Kami terus berharap agar semua proyek cepat terselesaikan,” pungkasnya. (imd/pai)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *