Proyek Sampang Sport Center Sudah Rusak sebelum Pengerjaan Usai

Uncategorized34 Dilihat

KABARMADURA.ID | SAMPANG-Pembangunan Sampang Sport Center (SSC) menuai masalah. Pasalnya, sebagian fasilitas olahraga sudah rusak. Tiang ring basket patah setelah digunakan bermain oleh warga. Padahal, proyek senilai Rp2,4 miliar itu masih dalam tahap pengerjaan.

 

Terjadinya tiang ring basket yang patah langsung direspon oleh Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sampang dengan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi SSC. Sesampainya di lokasi, tiang ring basket sudah dicopot dari betonnya untuk diperbaiki.

 

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Sampang Nasafi meragukan kualitas fasilitas olahraga di SSC. Menurutnya, bila kualitas tiang ring basket berstandar nasional, mustahil akan patah meski pemain bergelantungan di ring basket. Pihaknya meminta fasilitas olahraga yang rusak segera diperbaiki.

 

Tidak hanya itu, Komisi IV akan menggelar rapat internal guna membedah rencana anggaran biaya (RAB) dan detail engineering design (DED) SSC. Atas temuan tersebut, pihak kontraktor beserta Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Sampang diminta bertanggung jawab.

Baca Juga :  Program Internet Gratis Hanya Berjalan Setahun, DPMD Sampang Dinilai Tidak Serius

 

“Karena pelaksanaan ini belum sampai ke tanggal akhir kontrak. Besok kami akan rapat bersama pimpinan DPRD,” ucap politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu, Kamis (6/10/2022).

 

Kepala Bidang (Kabid) Pemuda dan Olahraga Disporabudpar Sampang Moh. Nasir menjelaskan, rusaknya tiang ring basket itu disebabkan oleh pemain yang bergelantungan. Sehingga, tiang penyangga ring patah. Insiden itu terjadi pada Rabu (5/10/2022) malam.

 

Nasir menuturkan, meski proyek tersebut telah rampung, namun masa kontrak dengan pihak pelaksana baru akan berakhir pada 7 November 2022 mendatang. Sehingga, proyek tersebut sejatinya masih dalam tahap pelaksanaan. Pihaknya berjanji akan memperbaiki fasilitas yang rusak.

 

Nasir menjelaskan, SSC dibangun bertahap. Pada tahun 2021, dianggarkan Rp6 miliar untuk pembangunan lapangan tenis dan fasilitas panjat tebing. Tahap kedua dibangun tahun ini dengan anggaran Rp2,5 miliar untuk lapangan futsal, lapangan basket, lapangan voli dan arena sepeda BMX.

Baca Juga :  101 Ribu Data Penduduk Bodong di Bangkalan akibatkan Beban Rp34 Miliar

 

“Kami akan minta kontraktor segera perbaiki yang rusak. Karena ini masih tahap pelaksanaan,” ujarnya.

 

Reporter: Ali Wafa

 

Redaktur: Wawan A. Husna

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *