oleh

Proyek Senilai Rp8 Miliar untuk 16 Sanitiasi Pesantren Gagal

Kabarmadura.id/Pamekasan-Dampak mewabahnya Covid-19 di Kabupaten Pamekasan berimbas kepada penyelenggaraan proses pembangunan. Salah satunya adalah program pembangunan sanitasi untuk 16 pesantren senilai Rp8 miliar gagal direalisasikan.

Sebabnya, ulas Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPKP) Pamekasan, Muharram karena sumber pendanaan untuk kegiatan tersebut berasal dari dana alokasi khusus (DAK).

“Tidak digelarnya karena adanya surat dari Kementerian keuangan itu, tentang penundaan pelaksanaan kegiatan yang bersumber dari DAK,” jelasnya.

Kegagalan dilaksanakan tahun ini, ulas Muharram akan diupayakan dengan memprioritaskan program tersebut di tahun depan.

“Tahun depan tetap dianggarkan dan akan menjadi prioritas,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Komisi III dewan perwalian rakyat daerah (DPRD) Pamekasan, Ismail S.Hi, menguraikan jika setelah melakukan rapat kerja dengan DPKP, beberapa proyeksi pembangunan, khususnya barang dan jasa ada peraturan yang mengharuskan dialihkan dalam rangka menekan penyebaran Covid-19.

Namun, terhadap beberapa program yang tidak dialihkan, Ismail menekankan agar dilakkan pengawasan dengan baik sehingga kualitasnya sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan.

“Kami menaruh perhatian besar terhadap program yang tidak direalokasi agar pelaksanaannya sesuai dengen perencanaan dan konsep yang telah ditetapkan,” tegas Ismail. (rul/bri).

Komentar

News Feed