Proyek SPAM di Sampang Rawan Tidak Bermanfaat

  • Whatsapp
(FOTO: KM/FATHOR RAHMAN) WARNING: Komisi III DPRD Sampang berjanji akan melakukan pengawasan ketat terhadap proyek sistem penyediaan air minum (SPAM) Kecamatan Ketapang-Robatal senilai Rp 5,6 miliar.

KABARMADURA.ID, SAMPANG – Proyek optimalisasi sistem penyediaan air minum (SPAM) Ibu Kota Kecamatan (IKK) di Kecamatan Ketapang-Robatal Sampang mulai dikerjakan. Program dengan anggaran Rp5,6 miliar harus sesuai dengan rencana anggaran biaya (RAB). Hal tersebut diungkapkan Ketua Komisi III DPRD Sampang Mohammad Subhan, Kamis (12/8/2021).

Menurutnya, proyek SPAM merupakan kebutuhan penting bagi masyarakat. Sehingga, perlu adanya keoptimalan realisasi pekerjaan. Terutama, dari segi kesesuaian penggunaan dana. Dengan demikian, keberadaan SPAM benar-benar bisa dimanfaatkan oleh masyarakat dalam jangka waktu panjang.

Bacaan Lainnya

“Kontraktor pelaksana untuk mematuhi RAB, pekerjaan harus berkualitas. Karena pembangunan SPAM, merupakan proyek penting dan menjadi harapan masyarakat. Jadi, mulai dari material hingga proses penggalian atau volume pekerjaan harus benar-benar sesuai,” ujarnya.

Pihaknya berjanji, akan melakukan kontrol secara berkesinambungan. Sebab, proyek tersebut merupakan salah satu program prioritas pemerintah. Sehingga, menjadi atensi khusus untuk mempermudah masyarakat memperoleh air bersih. Terlebih, mengenai kualitas pekerjaan sepanjang lokasi di Kecamatan Ketapang hingga Kecamatan Robatal.

“Apalagi, pekerjaan SPAM sudah dilakukan kesekian kalinya. Yakni, pada tahun 2014 dan pada tahun 2018. Meski jenis pekerjaan berbeda, anggaran yang digelontorkan dari Pemerintah Pusat maupun daerah tidak sedikit. Makanya, pembangunan tahun ini harus berkualitas,” ucapnya.

Dia menegaskan, hak dan kewajibannya memang mengontrol setiap pelaksanaan program fisik. Tujuannya, agar kualitas pekerjaan lebih baik. Sebab, proyek optimalisasi SPAM menyentuh langsung dengan kebutuhan masyarakat. Pembangunan dilakukan untuk memperluas pendistribusian air bersih ke rumah warga.

“Kami juga mengevaluasi pada pekerjaan sebelumnya. Yakni pada optimalisasi, SPAM Sumber Payung Ketapang Timur dibangun oleh pemerintah pada 2014 lalu dengan anggaran Rp40 miliar. Tetapi, sampai saat ini manfaatnya belum bisa dirasakan oleh masyarakat,” tegasnya.

Sedangkan pada tahun 2018 lalu, pengembangan pipa transmisi di Robatal dan Karang Penang kembali dianggarkan Rp1,2 miliar. Kemudian di 2019 anggarannya meningkat. Yakni, mencapai Rp2,6 miliar. Pihaknya berharap, proyek optimalisasi SPAM IKK Ketapang-Robatal yang tengah dikerjakan berjalan maksimal sesuai ketentuan, dan selesai tepat waktu. (man/ito)

Pelaksana dan Anggaran SPAM

  • Rukun Jaya Madura Group
  • Anggaran sebesar Rp5. 688. 170. 000
  • Pekerjaan dimulai dari Kecamatan Ketapang-Robatal

Temuan Komisi III Tentang Proyek SPAM Tahun Sebelumnya

  • Optimalisasi SPAM Sumber Payung Ketapang Timur
  • Dibangun oleh pemerintah pada 2014 lalu dengan anggaran Rp40 miliar
  • Hingga saat ini, manfaatnya belum bisa dirasakan oleh masyarakat
  • Tahun 2018 lalu, pengembangan pipa transmisi Robatal-Karang Penang
  • Dianggarkan Rp1,2 miliar
  • Tahun 2019 anggarannya meningkat, mencapai Rp2,6 miliar
  • Manfaatnya belum menyentuh ke semua masyarakat

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *