oleh

PT PNM Kembangkan Kapasitas Usaha

Kabarmadura.id/SUMENEP-PT Permodalan Nasional Madani (PNM) yang merupakan salah satu lembaga Badan Usaha Milik Negara (BUMN), melalui PNM Mekaar-nya di Region Madura tengah melakukan kegiatan pengembangan kapasitas usaha. Selain itu, juga menyeriusi klasterisasi olahan hasil laut di area Sumenep, khususnya cabang Lenteng.

Saat ini, PNM Mekaar Region Madura yang sudah ada sejak dua tahun yang lalu, telah memiliki 44 kantor cabang Mekaar. Sebanyak 103.444 nasabah tertangani dengan baik. Mereka tersebar di empat kabupaten di Madura: Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep.

PNM Mekaar Region Madura terdiri dari 44 cabang dari empat kabupaten di Madura. Rinciannya, di  Bangkalan terdapat 23.182 nasabah, Sampang 19.100, Pamekasan 24.465, dan Sumenep 36.597 nasabah.

PNM Mekaar telah memberikan pembinaan dan pendampingan kepada para ibu prasejahtera yang berada di wilayahnya. Harapannya, mampu meningkatkan taraf hidup keluarga prasejahtera dengan berwirausaha. Itu dilakukan setahap demi setahap sampai menjadi pengusaha besar.

Rabu (13/3) kemarin, PNM Mekaar, Cabang Lenteng, Area Sumenep 2, Regional Madura mengadakan program pengembangan kapasitas usaha klasterisasi olahan hasil laut di Gedung Nasional Indonesia selama sehari. Pesertanya berasal dari 52 para ibu PNM Mekaar dari Kecamatan Lenteng.

“Tujuan program ini agar ibu nasabah Mekaar yang sebelumnya belum punya usaha, ke depannya bisa menciptakan usaha pribadi sendiri dengan berbagai macam usaha,” ungkap Manager PNM Mekaar Regional Madura saat ditemui Kabar Madura, Selasa (13/3).

Dalam pelatihan tersebut, para ibu diajari membuat berbagai produk dari hasil laut Seperti membuat krupuk dari ikan. Dengan program seperti itu, selain bisa meningkatkan ibu-ibu sendiri dalam berwirausaha, juga dapat memaksimalkan potensi hasil tangkapan ikan nelayan lokal pelatihan. Itu menjadi salah satu pembeda antara PNM dengan institusi serupa lainnya. (mad/nam)

Komentar

News Feed