oleh

PTM SMA Diperpanjang, Kemenag Bangkalan Belum Berani Realisasikan

Kabarmadura.id/Bangkalan– Pembelajaran tatap muka (PTM) uji coba untuk jenjang pendidikan sekolah menengah atas (SMA) dan sekolah menengah kejuruan (SMK) di Bangkalan ada perubahan. Meksi sudah dinyatakan berakhir 12 September 2020 pekan lalu, namun dari Dinas Pendidikan Bangkalan PTM tersebut akan terus dilanjutkan.

Wakil Kepala SMAN 1 Tanjung Bumi Hendrik Dewantara mengatakan, PTM itu akan tetap dilanjutkan. Untuk kejelasan tanggal dan waktunya ia belum bisa memberikan kepastian karena masih menunggu petunjuk dari dinas pendidikan setempat.

“Tetap berlanjut, tapi 50 persen saja, sekolah diberi izin untuk tatap muka dan kami siap untuk lanjut,” ujarnya, Minggu (13/9/2020).

Keberlanjutan PTM di tingkat SMA/SMK, Hendrik berharap siswa bisa dimasukkan sampai 100 persen. Dia juga menjamin bahwa akan menjaga siswa dan guru tetap menerapkan protokol kesehatan untuk menjamin tetap aman. Pihaknya akan menerapkan protokol kesehatan secara ketat jika diizinkan siswa masuk secara 100 persen seperti PTM uji coba.

“Alhamdulillah 100 persen sudah mengikuti karena kami siapkan gratis untuk siswa dan guru,” tuturnya.

Hal yang berbeda disampaikan Kasi Pendidikan Madrasah (Penma) Kemenag Bangkalan Abd Hamid, dikatakannya penyebab tertundanya PTM di lingkungan madrasah itu karena perubahan zona pada Covid-19. Sehingga pelaksanaan PTM untuk madrasah yang dibawah naungan kemenag belum bisa direalisasikan.

“Karena berubah orange, maka ditunda sampai waktu yang tidak ditentukan. Tapi kami tetap minta sekolah mengumpulkan berkas pelaksanaan PTM,” tandasnya.

Hingga saat ini tercatat sudah ada yang mengajukan proposal PTM sebanyak 300 madrasah dari total 340 lembaga. Jumlah tersebut terdiri dari Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA).(ina/mam)

Komentar

News Feed