PTSL 2019 Belum Tuntas, 2 Ribu SHAT Tersendat

  • Whatsapp
(FOTO: KM/FA'IN NADOFATUL M.) BELUM TUNTAS: Kaur Umum Agraria dan Tata Ruang Badan Pertanahan Nasional (BPN) Bangkalan, Bambang Agus Sudjatmiko.

Kabarmadura.id/Bangkalan-Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Kabupaten Bangkalan setiap tahunnya terus diadakan. Namun, pada tahun 2018, Badan Pertanahan Negara (BPN) Bangkalan belum merampungkan sebanyak 2.000 sertifikat hak atas tanah (SHAT).

Kepala Urusan (Kaur) Umum Agraria dan Tata Ruang Badan Pertanahan Nasional (BPN) Bangkalan, Bambang Agus Sudjatmiko mengungkapkan, lagi-lagi syarat dikeluarkannya SHAT belum dilengkapi penerima PTSL. Katanya, belum dicetaknya sertifikat tersebut disebabkan oleh administrasi kependudukan (adminduk) yang tak kunjung dilengkapi.

Bacaan Lainnya

“Ada adminduk penerima PTSL yang belum melengkapi, jadi kami tidak bisa mengeluarkan sertifikatnya. Kebanyakan mereka tidak punya e-KTP,” terangnya.

Masih menurut Bambang, pekerjaan rumah (PR) BPN Bangkalan ini sudah berkurang. Sebelumnya, ada setidaknya 20.000 SHAT tahum 2019 yang belum dicetak. Bambang mengatakan, e-KTP menjadi syarat penting bagi kelengkapan berkas. Sehingga, pihaknya tidak bisa menerbitkan sertifikat tanpa adanya kelengkapan adminduk.

“Sekarang tinggal 2 ribuan SHAT yang belum dicetak. Kami minta penerima segera melengkapi,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bambang menyampaikan, jika para penerima PTSL tahun 2019 yang sertifikatnya masih tertahan di BPN, dia mendesek segera melengkapi berkas tersebut. Pasalnya, program tersebut sudah melebihi tenggang waktu yang diberikan.

“Kami sudah surati kepala desa. Kami kasih tenggang waktu. Jika dalam tahun anggaran ini belum dipenuhi, maka berkas akan kami kembalikan,” pungkasnya. (ina/waw)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *