PU Bina Marga Sumenep Kurangi Jatah Paket Proyek Kepulauan

  • Whatsapp
KM/MOH RAZIN BERKURANG: Tahun ini anggaran perbaikan jalan turun drastis dari tahun sebelumnya.

KABARMADURA/SUMENEP-Kondisi infrastruktur di kepulauan sudah menjadi rahasia umum masih jauh dari kategori layak, terlebih pembangunan jalan.  Kendati kondisinya banyak yang memprihatinkan malah pada tahun 2021 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep mengakui untuk kepulauan masih minim anggaran.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Sumenep Eri Susanto menjelaskan, setiap tahunnya pembangunan di kepulauan pasti masuk perencanaan dan juga penganggarannya, termasuk perbaikan jalan dan jembatan.

“Pembangunan di kepulauan tetap dianggarkan tahun ini, tapi memang tidak banyak, paling hanya beberapa paket saja, karena anggarannya pun sekarang berkurang dari tahun 2020” kata pria yang akrab disapa Eri itu.

Pihaknya bakal mengerjakan 27 paket proyek, namun untuk kepulauan hanya ada sekitar 5 paket saja. Untuk paket tersebut anggarannya diambil dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD).

Dari sejumlah paket yang sudah dilelang selain dan APBD sebesar Rp15 miliar dan dana alokasi khusus (DAK) sebesar Rp37 miliar, dan jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya anggaran jauh lebih kecil, bahkan turun drastis.

“Tahun ini kita punya dana Rp52 miliar. Itu akumulasi dari semua pekerjaan, sementara tahun 2020 di atas Rp100 miliar. Makanya tentunya berkurang, misalnya di kepulauan ada 2 jembatan dan 3 jalan kayaknya,” paparnya.

Sementara itu, Sekretaris Komisi lll DPRD Sumenep, M Ramzi menyampaikan, selain beberapa paket proyek yang sudah masuk lelang harus segera dikerjakan, jangan menunggu hingga akhir tahun, juga menjadi pertimbanganya kualitas, jangan terkesan asal-asalan.

“Kawal terus pengerjaannya, termasuk perencanaannya harus matang, agar tidak makan waktu,” ungkapnya. (ara/mam)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *