oleh

Puluhan Desa di Pamekasan Gagal Bentujk BUMDes

Kabarmadura.id/Pamekasan–Keberlangsungan perekonomian di Kabupaten Pamekasan hingga saat ini tidak didukung dengan meratanya badan usaha milik desa (BUMDes). Hal itu terbukti, tidak semua desa memiliki BUMDes.

Dari 178 desa di 13 kecamatan, masih terdapat puluhan desa hingga saat ini belum memiliki BUMDes.

Hal ini diungkapkan, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Pamekasan Faisol, Senin (7/9/2020). Pihaknya berjanji akan terus mendorong seluruh desa agar bisa segera membentuk BUMDes demi kemajuan ekonomi di tingkat desa.

“Bagi desa yang belum memiliki BUMDes kami dorong untuk mendirikan. Selama ini pendirian BUMDes terkendala SDM,” ujarnya.

Sementara hingga saat ini, diketahui terdapat 114 desa yang telah memiliki BUMDes dengan sejumlah kategori berdasar pada pencapaian sejauh ini. Sebanyak, 65 BUMDes tergolong pemula dan tengah fokus melakukan pengembangan.

Sementara 44 BUMDes tergolong berkembang setelah meraih beberapa pencapaian dan telah mengelola BUMDesnya dengan cukup baik. Bahkan terdapat lima desa yang tergolong sebagai BUMDes dengan kategori maju.

“Kemudian desa akan diarahkan untuk dapat mengelola BUMDes sesuai potensi masing-masing desa,” tutupnya.

Sementara itu, Sekretaris Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan Moh. Ali menyampaikan, untuk mencapai cita-cita pemkab dalam menciptakan desa tematik, maka keberadaan BUMDes menjadi satu hal yang wajib.

Dengan adanya BUMDes menurutnya sejumlah produk lokal yang diproduksi oleh beberapa industri kecil menengah (IKM) akan dapat tercover. Dengan begitu akan menunjang terciptanya desa tematik yang memiliki sejumlah potensi lokal.

“Dengan BUMDes ini nanti produk IKM kita bisa terakomodir dan bisa mewujudkan cita-cita desa tematik,” tukasnya. (ali/ito/waw)

Komentar

News Feed