Puluhan Desa Rawan, Polres Sampang Siagakan 2.000 Personel Gabungan

  • Whatsapp
DISIAGAKAN: Puluhan desa di Kabupaten Sampang yang akan menggelar pilkades serentak tahun ini tergolong rawan, Polres setempat siagakan ribuan personel keamanan.

Kabarmadura.id/Sampang-Sebanyak 38 desa di Kabupaten Sampang bakal menggelar Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak, pada 21 November mendatang. Dari jumlah tersebut, Kepolisian Resor (Polres) setempat menyebut, hanya enam desa yang tergolong aman, namun puluhan desa sisanya, ditetapkan dalam status rawan dan sangat rawan konflik. 

Menyikapi kondisi tersebut, Polres Sampang menyiagakan sebanyak 2.000 personel keamanan gabungan, baik dari unsure Tentara Nasional Indonesia (TNI) dari Kodim 0828 Sampang. Serta 600 personel dari Bantuan Kendali Operasi (BKO) dari Brimob.

Kapolres Sampang AKBP Didit Bambang Wibowo melalui Kabag Ops Kompol Sulardi mengatakan, personel pengamanan pilkades mendatang itu merupakan gabungan yang meliputi brimob dan TNI. Pihaknya memastikan semua desa merupakan prioritas, sehingga hal-hal yang tidak diinginkan, dapat diminimalisir.

Dirinya menjelaskan, teknis pengamanan di setiap desa yang akan melaksanakan pilkades itu tidak sama, untuk desa yang sangat rawan disiagakan sebanyak 30-45 personel dengan brimob 1 pleton, untuk desa yang tergolong aman, cukup pengamanan dari polsek setempat.

“Nantinya personel itu disebar di semua desa yang melaksanakan pilkades kali ini,” terangnya, Rabu (16/10)

Tak hanya menyiapkan personel keamanan, Polres Sampang juga sudah menyiapkan kendaraan pengamanan dalam keadaan siap siaga. Sebab, pihaknya menginginkan dalam melakukan penjagaan di Pilkades serentak kali ini dapat maksimal, sehingga mampu menciptakan pelaksanaan pilkades yang aman, damai dan lancar.

“Kami harap semua elemen masyarakat turut bersinergi guna menciptakan atmosfir yang sejuk, aman damai dan lancar pada pelaksanaan pilkades serentak tahun ini,”harapnya.

Disinggung soal pagu anggaran pengamanan pilkades kali ini, Kompol Sulardi berdalih belum mengetahui secara pasti, karena sampai saat ini belum diketok oleh Bupati Sampang. Namun yang jelas sumber anggaran pengamanan pilkades itu dari pemerintah daerah setempat.

“Anggaranya dari Pemkab, namun sampai saat ini nominal belum diketahui, karena belum diketok oleh bapak Bupati,” kelitnya. (sub/pin)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *