oleh

Puluhan Kiai Titip Aspirasi ke KPU

Kabarmadura.id/SAMPANG-Jelang pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, puluhan kiai menyambangi Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sampang. Kedatangan mereka untuk meminta dan mendorong KPU mensukseskan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 agar berlangsung aman, lancar dan damai.

Usai pertemuan, koordinator kiai Sampang KH. Achmad Yahya Hamiduddin mengatakan, kedatangannya sebatas memberikan dukungan kepada penyelenggara pemilu. Selama ini, para ulama dan kiai telah mengantar penyelenggara menyelenggarakan dengan baik.

Pada pemilu 2019 ini, pesta demokrasi di Sampang diharapkan tidak dicoreng oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab. Dirinya tidak segan-segan melaporkan, apabila terjadi kejanggalan dari peristiwa yang ditemukannya.

“Bagaimana pemilu ini terlaksana dengan baik, lancar dan aman. Kami tidak menginginkan pemilu nanti terjadi konflik antar satu sama lain,” katanya.

Sementara itu, Ketua KPU Kabupaten Sampang Syamsul Mu’arif sangat mengapresiasi para kiai dan ulama yang telah memberikan saran dan nasihat. Pihaknya akan mengupayakan tanpa ada pelanggaran yang signifikan pada pemilu 17 April mendatang.

“Selain bersilaturahim, para kiai minta pemilihan nanti dilaksanakan dengan jujur dan adil,” tambahnya.

Di hadapan kiai, Syamsul menuturkan, KPU dengan segenap jajarannya akan berupaya bagaimana pemilihan nanti harus lebih baik. Dengan demikian, dirinya telah melakukan langkah-langkah pencerahan. Seperto simulasi pemungutan, penghitungan dan rekapitulasi (PPR) surat suara (SS) dan menyelesaikan masalah kepada PPK, PPS dan KPPS.

Hal itu dinilai penting, mengingat pelaksanaan pemilu ada perbedaan dengan pemilu sebelumnya.

“Kami sebagai penyelenggara tetap berupaya Pemilu 2019 berjalan dengan baik,” tegasnya.

Adapun rekam jejak setiap pelaksanaan pesta demokrasi yang kerap berakhir di pengadilan, pihaknya mengaku telah berusaha bekerja sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Tidak ada perlakuan khusus untuk Kabupaten Sampang, tapi kalau perhatian lebih, kayaknya wajar, mengingat rekam jejak pemilu di Kabupaten Sampang dari dulu,” jelasnya.

Pelaksanaan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Kebupaten Sampang tahun 2018 lalu, digelar hingga dua kali, kini menjadi catatan khusus bagi KPU Jaw Timur (Jatim) untuk menghadapi Pemilu 2019.

Pemilukada Sampang 2018 lalu, mencetak sejarah baru, yakni menjadi daerah satu-satunya yang melaksanakan pemilukada ulang akibat masalah daftar pemilih tetap (DPT). Fakta tersebut, menjadi catatan tersendiri bagi KPU Jatim agar kejadian tersebut tidak terulang kembali pada Pemilu 2019.

Koordinator Divisi Perencanaan & Logistik KPU Jatim Miftahur Rozaq mengaku telah memberikan pengarahan khusus kepada penyelenggara pemilu di Sampang dalam menghadapi pesta demokrasi tahun ini. Upaya tersebut dilakukan agar pelaksanaan pemilihan lebih berkualitas.

“Pelaksanaan PSU di Kabupaten Sampang menjadi catatan tersendiri, agar tidak terulang kembali pada masa yang akan datang, sejumlah proses antisipasi sudah kami lakukan,” katanya. (awe/waw)

Komentar

News Feed