oleh

Puluhan Napi di Sampang Dipaksa Rekam e-KTP

Kabarmadura.id/SAMPANG-Lantaran pelaksaan Pemilihan umum (pemilu)2019 tinggal 48 hari, tepatnya 17 April 2019 mendatang, berbagai persiapan terus dilakukan agar setiap warga Sampang dapat memberikan hak pilihnya. Salah satunya dengan melengkapi dokumen kependudukan melalu proses perekaman e-KTP,tidak terkecuali warga binaan Rumah Tahan (Rutan) Klas II B Sampang.

Kepala Satuan Pengamanan Rutan (KKPR) kelas II B Sampang Abdus Suber berujar, jumlah warga binaaan rutan dinamis, maka harus dilakukan pendataan secara berkala untuk memastikan warga binaan memiliki dokumen kependudukan berupa e-KTP.

“Manakala ada warga binaan yang tidak memilikie-KTP, maka dilaporkan pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Sampang untuk dilakukan perekaman,” jelasnya.

Kemarin, Kamis (28/2),sebanyak 54 warga binaan Rutan Klas II B Sampangmelakukan perekaman e-KTP dari 80 warga binaan yang didata, karena 25 orang sudah memiliki e-KTP dan satu orang tidak memiliki tempat tanggal lahir

Abdus Suber menerangkan, jumlah penghuni rutan saat ini sebanyak 280 orang, namun jumlah itu tidak teatap, karena masih banyak tahanan baru yang masih ada di kepolisian. Maka warga binaan yang masuk ke rutan, perlu didata terus menerus.

Sementara itu, Kepala Bidang Piak dan PD Dispendukcapil Sampang Edi Subianto menegaskan, pihaknya selalu siap memberikan pelayanan kepada semua elemenmasyarakat, tak terkecuali warga binaan rutan, manakala ingin melakukan perekaman e-KTP.

 “Prinsipnya, kami akan selalu melayani, siapapun yang hendak melakukan perekaman e-KTP dan dokumen kependudukan lainnya, karena iniadalah tugas dan kewajiban kami dalam memberikan pelayanan e-KTP kapada masyarakat,”pungkasnya.(sub/waw)

Komentar

News Feed