Puluhan SD di Sampang Dijabat Plt Kasek

  • Whatsapp
(FOTO: KM/SUBHAN) MAWARDI-Kabid GTK Disdik Sampang

KABARMADURA.ID | SAMPANG -Hingga saat ini, ketersediaan kepala sekolah (kasek) di lembaga pendidikan cukup minim. Terutama, mengenai jabatan definitif sebagai pimpinan di sekolah dasar negeri (SDN). Realitas di lapangan, 74 lembaga masih dijabat oleh pelaksana tugas (Plt). Hal tersebut diungkapkan Kepala Bidang (Kabid) Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Dinas Pendidikan (Disdik) Sampang Mawardi, Rabu (27/10/2021).

Menurutnya, saat ini sudah ada 34 guru yang mengikuti diklat sebagai kasek definitif. Rinciannya, empat orang kasek di sekolah menengah pertama (SMP) dan 30 kasek sekolah dasar negeri (SDN). Namun masih menunggu hasil diklat. Sedangkan khusus SDN, kekurangan jumlah kasek definitif masih mencapai 44 orang.

“Kami masih kesulitan untuk memenuhi kebutuhan kasek ini. Karena untuk bisa diangkat sebagai kasek harus mengikuti diklat dan lulus diklat khusus. Calon Kepsek SD yang ada ini hanya bisa mengisi kekosongan sekitar 40 persen, kami masih kekurangan calon sebanyak 44 orang, sementara untuk jenjang SMP relatif memadai,” ujarnya.

Pihaknya memaparkan, jabatan Plt kepsek sudah terjadi sejak beberapa tahun terakhir. Adapun masa jabatan Plt,  yakni selama enam bulan dan bisa diperpanjang, jika kinerjanya bagus hingga diadakan pengangkatan pejabat definitif. Jika tidak, ada calon guru untuk diangkat menjadi kasek, maka tetap akan dijabat oleh Plt yang kompeten.

Dirinya menguraikan, meskipun puluhan lembaga SD dijabat oleh Plt tidak mempengaruhi terhadap kualitas pelayanan dan pengelolaan sekolah. Sebab guru yang diangkat menjadi Plt merupakan guru yang memiliki kemampuan yang mumpuni. “Kami tidak sembarang mengangkat Plt, kami yakin tidak akan mempengaruhi terhadap pelayanan dan kegiatan belajar mengajar di sekolah, semuanya tetap berjalan lancar,” klaimnya.

Disinggung mengenai kendala pengangkatan kasek definitif, Mawardi menegaskan, minat guru untuk menjadi kasek relatif rendah. Selain itu, persyaratan menjadi kasek cukup sulit. Yakni, harus dinyatakan lulus diklat khusus kepala yang dilaksanakan oleh lembaga yang berwenang, serta berbagai problem lainnya.

Jumlah Kasek Dijabat Plt

  • 74 SDN
  • 34 guru mengikuti diklat
    • 4 guru khusus Kasek SMP
    • 30 guru khusus Kasek SDN
  • Kekurangan kasek definitif SDN mencapai 44 orang

Reporter: M. Subhan

Redaktur: Totok Iswanto

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *