PUPR Bangkalan Selama Dua Tahun Hanya Andalkan Pokir Dewan

  • Whatsapp
(FOTO: KM/FAIN NADOFATUL M.) NOL PROGRAM: Program pembangunan Irigasi di Bangkalan hanya mengandalkan kegiatan pokok pikiran (pokir) legislatif.

KABARMADURA.ID | BANGKALAN- Dua tahun terakhir, tidak ada anggaran untuk perbaikan atau pembangunan irigasi baru. Sedangkan pembangunan yang dilakukan selama ini, hanya mengandalkan kegiatan pokok pikiran (pokir) DPRD. Hal ini diungkapkan Kepala Bidang (Kabid) Sumber Daya Air (SDA) Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Bangkalan Minun, Selasa (30/11/2021).

Menurutnya, tahun 2019 lalu terakhir merealisasikan perbaikan dan pembangunan irigasi. Sedangkan dari tahun 2020 hingga 2022 nanti dipastikan tidak ada program atau kegiatan proyek tersebut. “Jadi di tahun 2021 kemarin itu, hanya perbaikan irigasi yang anggarannya dari pokir legislatif,” ujarnya.

Bacaan Lainnya

Saat itu, ada tujuh  titik perbaikan irigasi yang tersebar di enam kecamatan. Masing-masing, Kecamatan Arosbaya, Konang, Burneh, Tragah, Kwanyar dan Modung. Setiap titik pokir dianggarkan Rp90 juta. Sehingga anggaran total perbaikan irigasi dari dana pokir mencapai Rp630 juta. “Rata-rata dianggarkan segitu, untuk panjangnya tergantung biaya yang diberikan,” ucapnya.

Pihaknya mengaku, tidak bisa bekerja maksimal jika anggaran yang diberikan masih minim. Apalagi tidak  ada program untuk perbaikan dan pembangunan irigasi. Tahun 2021 ini, anggaran yang ada di instansinya hanya Rp300 juta. Bahkan terkena imbas refocusing menjadi Rp100 juta.

“Tahun 2022 kami juga diberikan anggaran hanya Rp200 juta. Semoga tidak ada refocusing lagi, karena anggaran segitu hanya cukup untuk menggaji petugas kebersihan selama empat bulan saja. Itupun pembersihan bisa dilakukan hanya di Kecamatan Bangkalan,” tuturnya.

Pihaknya memaparkan, sejauh ini  sudah berkirim surat kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) untuk memperoleh kegiatan perbaikan irigasi. Terutama di daerah  rawan banjir. Yakni, Kecamatan Arosbaya dan Blega. Hasilnya, Pemprov Jatim hanya merealisasikan program perbaikan di Kecamatan Blega.

“Itupun ditangani langsung oleh mereka, langkah yang bisa kami lakukan itu berkirim surat kepada Pemprov Jatim atau Kementerian PUPR agar bisa dibantu dengan keterbatasan anggaran yang kami miliki,” paparnya.

Enam Kecamatan Penerima Pembangunan Irigasi Hasil Pokir Dewan

  • Kecamatan Arosbaya
  • Kecamatan Konang
  • Kecamatan Burneh
  • Kecamatan Tragah
  • Kecamatan Kwanyar
  • Kecamatan Modung

Reporter: Fain Nadofatul M.

Redaktur: Totok Iswanto

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *