oleh

PUPR Fungsikan DAK untuk Padat Karya

KABARMADURA.ID, PAMEKASAN – Dalam rangka penanganan wabah Covid-19 beserta dampaknya, maka pemerintah pusat mengeluarkan kebijakan realokasi dana pada setiap anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD). Seperti, alokasi khusus (DAK) yang dianggarkan sebesar Rp302 miliar untuk Kabupaten Pamekasan.

Anggaran tersebut, meliputi untuk DAK fisik sebesar Rp100 miliar dan nonfisik sebesar Rp202 miliar. Seluruh anggaran DAK dialokasikan untuk padat karya, guna pemulihan ekonomi. Hal ini diungkapkan,  Kepala Badan Pengendalian Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Pamekasan Sahrul Munir, Rabu (25/2/2021).

Menurutnya, kewenangan pada setiap kegiatan dengan penggunaan DAK berada pada setiap organisasi perangkat daerah (OPD). Terutama yang memiliki, anggaran DAK dengan postur paling gemuk yaitu Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR). “Nanti dinas terkait yang memetakan konsepnya. Apakah swakelola apakah tender. Yang jelas padat karya,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Pamekasan, Harun Suyitno mengaku, akan melakukan pengawasan penuh terhadap setiap kegiatan OPD. Terutama instansi yang menggunakan dana Covid-19. Bahkan, akan turun ke lapangan sebelum, sedang atau sesudah dikerjakan sebagai fungsi pengawasan untuk memastikan kegiatan padat karya dilakukan secara maksimal. Pihaknya meminta seluruh data DAK secara terperinci.

Harun berharap, DAK digunakan secara maksimal, mengingat dampak Covid-19 yang amat dirasakan oleh warga kecil. Serta bencana alam yang belakangan ini terjadi menimpa warga Pamekasan. “Sebagai fungsi penganggaran, kami akan minta datanya secara terperinci. Jangan digunakan untuk hal yang tidak terlalu bermanfaat kepada masyarakat,” tegasnya. (ali/ito)

Komentar

News Feed