oleh

PUPR Gerojok Rp500 Juta untuk Bangun Bendungan di Dua Desa di Pamekasan

Kabarmadura.id/Pamekasan-Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Pamekasan, menganggarkan Rp500 juta untuk pembangunan bendungan atau dam di dua lokasi berbeda. Namun hingga kini, bendungan yang direncanakan dibangun di Desa Sana Laok dan Desa Murtajih itu, belum terlaksana.

Kepala PUPR Pamekasan Cahya Wibawa melalui Kepala Seksi (Kasi) Air Baku Mudaffar menyampaikan, anggaran Rp500 juta itu sudah mengacu kepada studi kelayakan yang telah dilakukan. Saat ini pihaknya menunggu proses administrasi yang belum tuntas untuk merealisasikan program tersebut.

“Areanya yang menjadi pertimbangan, terus keberadaan sumbernya juga,” paparnya. Selasa (4/8/2020).

Dijelaskannya, pembangunan bendungan di dua lokasi berbeda itu, untuk mengurai kekurangan air yang sering terjadi kekeringan. Dengan adanya bendungan itu, diharapkan ada tempat penampungan air yang bisa membantu suplai kebutuhan air saat kekeringan melanda.

“Gunanya untuk menampung air yang terbuang, sehingga bisa dimanfaatkan,” tandasnya.

Sementara itu, Sekretaris Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan Rida’i mengatakan, persoalan penyediaan air bisa dengan mudah terbantu dengan adanya bendungan tersebut.

Pihaknya meminta, PUPR segera menyelesaikan proses administrasi agar bendungan bisa segera dibangun. Pihaknya juga meminta agar pengerjaan bendungan dilakukan secara profesional, sebab dampaknya akan dirasakan secara langsung oleh masyarakat.

“Kami berharap pengerjaannya dilakukan secara profesional,” tukasnya. (rul/pin)

 

Komentar

News Feed