Puting Beliung Sapu Dua Desa, Enam Rumah Rusak Bagian Atap

  • Whatsapp
(FOTO: KM/FATHOR RAHMAN) RUSAK: Salah satu rumah yang mengalami kerusakan di bagian atap setelah disapu puting beliung di Sampang.

KABARMADURA.ID | SAMPANG-Warga Sampang dicemaskan terjadinya puting beliung yang terjadi di dua desa sekaligus. Akibatnya sebanyak enak rumah mengalami kerusakan di bagian atap.

Namun, tidak korban jiwa dalam kejadian tersebut. Hanya saja warga mengalami kerugian material. Puting beliung terjadi di Kelurahan Polagan dan Desa Aeng Sareh Kecamatan Kota Sampang.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sampang, kejadian itu mengakibatkan enam rumah rusak. Sebanyak lima lima rumah rusak ringan. Sementara satu rumah lainnya mengalami rusak berat.

Kepala Seksi Kasi Kedaruratan dan Logistik, BPBD Sampang Moh. Imam membenarkan kejadian itu. Dikatakan, jika puting beliung awalnya terjadi di Kelurahan Polagan. Kemudian bergeser dengan cepat ke Desa Aeng Sareh.

“Sore itu anginnya kencang. Setelah beberapa waktu kemudian terjadi angin yang sangat kencang. Ternyata puting beliung, ” katanya.

Dikatakan, kejadian itu dipastikan puting beliung. Sebab warga setempat sempat mengabadikan angin kencang dengan video. Sehingga sempat membuat panik warga di Kelurahan Polagan dan sekitarnya.

Dia menyampaikan, setelah dilakukan pendataan kejadian itu terjadi korban jiwa. Hanya enam rumah dan satu warung yang terdampak. Namun sudah dilakukan perbaikan.

“Puting beliung tidak bersamaan. Tapi memang bergeser. Sebab angin itu memiliki pergeseran yang sangat cepat, ” terangnya.

Dikatakan, mengetahui kejadian itu, BPBD langsung melakukan pendataan. Termasuk konfirmasi kepada pemerintah desa setempat. Hasilnya hanya terjadi kerugian materil saja.

Diungkapkan, jika BPBD dibantu TNI dan Polri datang ke lokasi. Mereka membantu perbaikan rumah pada sejumlah rumah warga. Termasuk membersihkan puing-puing atap rumah.

“Alhamdulilah kondisinya aman. Kami berharap masyarakat jangan panik. Tapi tetap waspada. Karena puting beliung tidak terdeteksi lokasi dan waktunya, ” katanya.

Selain itu, BPBD juga sudah melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak terkait lainnya. Seperti Dinsos dan PPA Sampang, termasuk Baznas. Sehingga dilakukan pemberian bantuan sosial kepada korban puting beliung.

Reporter : Fathor Rahman

Redaktur: Wawan A. Husna

 

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *