Putra Kedua Bupati Sampang Lulus Akpol, Lulusan Pesantren Langsung Jadi Perwira Polisi

  • Whatsapp
(FOTO: KM/IST) PUTRA BUPATI: Mu'ammar Kadafi Maulid Jidan Junaidi, putra kedua Bupati Sampang Slamet Junaidi berhasil lulus Akpol di usia 18 tahun.

KABARMADURA.ID, SAMPANG – Putra kedua Bupati Sampang Slamet Junaidi, Mu’ammar Kadafi Maulid Jidan Junaidi, menjadi satu-satunya pemuda di bumi Madura yang berhasil penyelesaikan Akademik Kepolisian (Akpol) angkatan 2020.

JAMALUDDIN, SAMPANG 

Padahal, sebelumnya, Mu’ammar Kadafi Maulid Jidan Junaidi itu merupakan lulusan sekolah menengah pertama (SMP) dan sekolah manengah atas (SMA) yang berbasis pesantren. Namun, dengan takdir yang diterima, akhirnya dia berhasil menyelesaikan sekolah akademik kepolisiannya.

Bupati Sampang H. Slamet Junaidi mengapresiasi itu. Sebab, putranya bisa lulus akpol di usia 18 tahun. Selain itu, dari empat kabupaten di Madura, Bangkalan, Sampang, Pamekasan dan Sumenep, hanya di Sampang yang ada pemuda lulusan akpol tersebut.

“Yang lulus akpol itu putra kedua kami, dan umurnya masih 18 tahun. Dan kami sangat bangga dan mengapresiasi. Lulusnya anak kami itu setelah ujian bersama di Magelang selama kurang lebih 3 bulan, dan dijemput ke polda karena memang ada kegiatan,” tuturnya kepada Kabara Madura, Minggu (6/12/2020).

Ditambahkan, dengan kelulusan putra kedua Bupati Slamet Junaidi dari akpol tersebut, menjadi motivasi kepada masyarakat Madura, khususnya Sampang, bahwa pendidikan tersebut sangat penting.

Pria dengan sapaan Haji Idi ini berharap, putranya bisa bermanfaat kepada Nusa dan Bangsa, dan kepada warga Madura, khususnya Sampang. Sehingga nanti memberikan kontribusi yang baik di Bumi Bahari ini.

Selain itu, ia menyampaikan, lulusan pesantren tidak harus takut untuk melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi. Sebab, Mu’ammar Kadafi Maulid Jidan Junaidi tersebut merupakan lulusan pesantren.

“Semoga dengan lulusnya anak kami, menjadi motivasi kepada pemuda-pemudi di Sampang. Apalagi di Sampang banyak lulusan pesantren, jadi jangan takut, jangan gentar, karena lulusan pesantren ini bisa bersaing dengan lulusan umum,” pungkasnya. (waw)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *