Putusan Kasus Beras Oplosan di Sumenep Ditunda

  • Whatsapp
(FOTO: KM/IMAM MAHDI) LAMBAN: Pengadilan Negeri (PN) Sumenep seakan memperlambat kasus beras oplosan yang menimpa saudari Latifa.

KABARMADURA.ID, SUMENEP -Jadwal putusan mengenai kasus beras oplosan yang dijanjikan pengadilan Negeri (PN) Sumenep terabaikan. Pasalnya, Jadwal putusan yang rencana dibacakan pada kamis (07/01/2020). Namun nyatanya putusan tersebut tak kunjung dibacakan.

Humas PN Sumenep Firdaus mengatakan, rencana putusan kasus beras oplosan terdakwa Latifa akan dibacakan putusannya oleh majelis hakim. Tetapi, saat ini masih belum disidangkan. Dia beralasan jadwal sidang saat ini padat. Sehingga, pembacaan putusan harus menunggu jadwal lanjutan.

Bacaan Lainnya

“Yang jelas jadwal putusan pada hari Kamis 7 Januari 2021. Tapi, nunggu dulu ya,” katanya, Kamis(07/01/2021)

Dia mengatakan, perkara yang akan disidangkan saat ini sebanyak 30 perkara. Sehingga, jadwal pembacaan kasus beras oplosan belum dipastikan soal waktu pembacaannya. “Jika sudah selesai sidang lainnya, maka akan beralih ke pembacaan putusan saudari Latifa,” ujarnya.

Penuntut Umum sekaligus Kasubsi Teknologi Informasi Produksi Intelijen dan Penerangan Hukum Kejari Sumenep Annisa Novita Sari mengakui, jika saat masih menunggu PN Sumenep untuk untuk membacakan putusan kasus beras oplosan.

“Kalau sudah dibacakan, nanti pasti sudah ketahuan apakah Latifa bersalah apa tidak,” ucapnya.

Sementara itu, terdakwa Latifa mengaku masih menunggu PN Sumenep. Harapannya, kasus yang terjadi tidak membawa malapetaka lagi. Sebab, menurutnya, karena kasus yang menimpanya membuat orang tuanya meninggal. “Ya saya berdoa saja. Semoga hasil putusan benar-benar berpihak pada saya. Saya merasa tidak bersalah,” tandasanya. (imd)

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *