PWI-Madura United Salurkan Bantuan dengan Protokol Ketat

  • Whatsapp
AMAN PAK: Salah seorang petugas memberi handsanitizer kepada penerima bantuan dalam penyaluran sembako oleh Madura United yang berkolaborasi dengan PWI Pamekasan, Sabru (9/5/2020).

Kabarmadura.id/PAMEKASAN-Madura United FC bersama Yayasan Madura Peduli Indonesia dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pamekasan menggelar kegiatan penyaluran 600 paket sembako bingkisan yang berisi 3 kilogram beras, 1 liter  minyak goreng dan mie instan.

SEMOGA BERMANFAAT: Penyaluran sembako oleh Madura United yang berkolaborasi dengan PWI Pamekasan, Sabru (9/5/2020) dilakukan dengan protoko Covid-19 secara ketat .

Berbeda dengan sebelumnya yang penyalurannya langsung diantarkan ke rumah penerima, pada penyaluran bantuan kali ini sengaja dipusatkan di halaman Kantor Madura United FC, Jalan Panglegur, Pamekasan.

Pihak panitia menyediakan dua tenda khusus untuk penempatan barang-barang yang akan disalurkan.

Kata perwakilan YMPI, Umar Wachdin, posisi meja tempat barang sengaja  ditata memanjang dan diatur sebagai alur pembatas jalan kaki. Konsep penyerahan bantuan itu, diterapkan sesuai protokol Covid-19 yang mengharuskan jaga jarak fisik dan mengurangi kontak langsung antarmanusia.

“Tadi setiap penerima yang sudah memiliki kupon, cukup menunjukkan kupon. Mereka ambil sendiri barangnya tanpa ada proses serah terima. Alhamdulillah warga sangat tertib dan memahami protokol pembatasan jarak fisik yang sengaja kami kampanyekan dalam pendistribusian bantuan,” ulas Umar.

Sementara itu, ditegaskan Ketua PWI Pamekasan Abd Azis, penerapan jaga jarak sengaja dilakukan agar para pihak yang akan menyalurkan bantuan pada kegiatan lain  tidak sampai menyebabkan kerumunan massa yang sangat banyak.

“Semua yang akan masuk dalam lingkaran antrian, mereka diberikan masker dan harus langsung digunakan. Setelah itu, tangan mereka disemprotkan handsanitizer sebelum menyerahkan kupon. Bingkisan mereka ambil sendiri di atas meja yang sudah ditata sebelumnya. Warga tertib,” ulas Azis.

Para petugas yang dimungkinkan kontak dekat dengan warga, seperti menerima kupon, juga dipakaikan kaos tangan.

Diakui Azis, para wartawan peliput dari PWI Pamekasan mengaku bahwa konsep yang dijalankan pada penyerahan bantuan kerjasama Madura United, YMPI dan PWI Pamekasan baru pertama dilihat dalam semua liputan penyerahan bantuan semasa wabah Covid-19.

“Warga penerima, anggota polres yang memantau dan kami para wartawan yang meliput merasa sangat aman dengan penyerahan bantuan yang dilaksanakan dengan protokol Covid-19. Semoga konsep penyerahan seperti ini bisa ditiru oleh para pihak,” ulas Marzuki, anggota PWI Pamekasan yang juga wartawan portalmadura.com.

Sebagian warga yang menerima, selain mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diterimanya, mereka juga menyampaikan terima kasih karena pihaknya merasa aman dengan protokol Covid-19 yang dijalankan panitia.

“Ini sangat bagus, meski saya menerima bantuan tidak ada serah terima dari panitia, saya Cuma tunjukkan kupon dan merasa aman karena perlakukan panitia menjadikan kami sadar pentingnya menjaga jarak. Tidak ada panitia yang mau disalami saya, meski maksud saya ingin menyampaikan terima kasih,” ucap Suryani, salah satu warga penerima bantuan tersebut. (bri/waw)  

[embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=FQlZZkkHjN0[/embedyt]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *