Ra Hasani dan Ra Ibong Komitmen Kembangkan SDA dan SDM Madura

  • Whatsapp
KOMPAK: Anggota legislatif DPR RI Hasani bin Zubair (kiri) dan Ra Imron Amin (kanan).

Kabarmadura.id/BANGKALAN-Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) resmi dilantik pada Selasa (1/10/2019) di gedung DPR RI, Jakarta. Perwakilan dari Dapil Jatim XI (Madura), khususnya Bangkalan, terdapat Hasani Zubair dari Partai Demokrat, Ra Imron Amin dari Partai Gerindra dan Syafiudin Asmoro dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Dari ketiga anggota legislatif yang tampil di Senayan. Dua anggota DPR RI, Hasani Zubair dan Ra Amin Imron, memiliki misi yang kompak, yakni akan mengembangkan sumber daya alam (SDA) dan sumber daya manusia (SDM) di Madura.

Ra Imron Amin Prioritaskan Kesejahteraan

Ra Imron Amin yang resmi dilantik, ingin pengembangan SDA dan SDM menjadi isu utama untuk diperjuangkan selama duduk jadi wakil rakyat di Senayan.

Lelaki yang kerap disapa Ra Ibong ini mengungkapkan, di antara kedua hal tersebut, kesejahteraan masyarakat Madura juga perlu menjadi pembahasan wajib yang akan diusung.

Sementara itu, terobosan yang akan dilakukan adalah memantapkan komunikasi. Sehingga bisa terjalin kerja sama yang optimal, demi pembangunan masyarakat Madura, baik di sisi SDM dan SDA.

“Peningkatan kesejahteraan masyarakat, juga perlu diperjuangkan,” pungkasnya. (ina/waw)

Ra Hasani Serius Kembangkan Pesantren

Menurut Hasani Zubair, hal tersebut berangkat dari kegelisahan melihat Madura yang belum dapat berkembang sesuai harapan. SDA di Madura sangat potensial. Sedangkan SDM-nya juga kurang berkembang secara maksimal.

“Padahal potensi yang ada sangat luar biasa. Dari sisi SDM, kita tahu bahwa sesungguhnya masyarakat Madura pekerja keras, dari sisi SDA juga tidak ada yang meragukan,” katanya.

Selain potensi minyak bumi dan gas (migas), perikanan dan kekayaan lautnya serta wisatanya sebetulnya sangat menjanjikan. Untuk itu, dirinya ingin membawa isu tersebut ke legislatif pusat, bahwa di Madura banyak potensi yang harus dilihat oleh seluruh nusantara.

“Jadi, menurut pandangan saya, ada yang belum proporsional antara perkembangan yang ada, dengan potensi yang dimiliki oleh Madura. Mari ke depan bahu membahu untuk memajukan Madura,” paparnya.

Selain SDA dan SDM-nya, pria yang biasa disapa Ra Hasani itu memandang, masyarakat Madura memiliki sisi religius yang kental. Untuk itu, dirinya juga ingin mengembangkan pendidikan agama di Madura.

Terlebih, Hasani Zubair sendiri berasal dari latar belakang orang pesantren. Tentunya, dia ingin pengembangan pendidikan berbasis agama di Madura menjadi programnya.

“Di sisi lain, basic saya kan orang pesantren. saya melihat bahwa ini adalah modal utama bagi saya untuk masuk ke lingkungan mereka. Kita tau bahwa Madura masyarakatnya sangat kental dengan sisi religinya,” jelasnya. (ina/waw)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *