oleh

Ra Mamak Minta Pemkab di Madura Fokus Infrastruktur Penangkal Longsor

Kabarmadura.id/Surabaya–Beberapa pekan di awal Januari 2020 ini, cuaca tengah ekstrim di Jawa Timur. Hujan yang datang cukup lebat dan disertai angin kencang. Akibatnya, banyak bangunan yang roboh, tiang listrik patah, dan pohon tumbang.

Dengan cuaca yang seperti ini, Dinas PU Bina Marga Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) mengumumkan, jalan raya provinsi di tiga daerah se-Jatim, potensi kerawanan longsornya cukup tinggi, antara lain di Kabupaten Pamekasan, Mojokerto, dan Ponorogo.

Jalan provinsi di Kabupaten Pamekasan menerobos dataran tinggi. Seperti yang terdapat di Kecamatan Waru hingga Sotabar.

Untuk mewaspadai terjadinya longsor, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jatim Muhammad bin Muafi Zaini meminta, pembangunan di Madura pada tahun 2020 ini lebih fokus terhadap akses. Namun, dia mengakui belum ada anggaran khusus untuk penahan longsor itu.

Jika terjadi, wakil rakyat yang familiar disapa Ra Mamak ini mengatakan, kemungkinan besar hanya bisa mengucurkan anggaran darurat. Tapi, dia belum mengetahui, terdapat atau tidak anggaran tersebut untuk daerah Madura.

“Kalau untuk longsor sepertinya belum ada. Itu masuknya nanti di anggaran tanggap darurat,” jawabnya.

Lantaran cuaca ekstrim tidak sebatas berdampak di Madura, Ra Mamak mengatakan, masih fokus terhadap bencana yang sedang terjadi

“Ini ada beberapa desa yang terendam habis, agak parah, mungkin karena desa jadi tidak terekspos ya. Kita fokus ke sana terlebih dahulu. Kami juga tengah fokus mengatasi banjir di Ponorogo agar tidak terulang lagi,” sambungnya.

Di samping itu, wakil rakyat asal Kabupaten Sampang ini juga mengaku, belum mengetahui tebing di sekitar jalan provinsi di Pamekasan masuk dalam titik tingkat provinsi atau justru masuk titik kabupaten.

“Untuk anggaran penahan longsor saya belum tahu. Saya belum tahu titiknya. Oke, jalannya masuk provinsi tapi titiknya masuk kabupaten atau tidak. Saya belum bisa komentar bisa handle itu atau tidak,” kata Ra Mamak. (idy/waw)

Komentar

News Feed