Rahmad Basuki: Madura United U18 Tidak Bisa Menjalankan Strategi dengan Baik

  • Whatsapp
(FOTO: KM/SEPTIAN DWI CHANDRA) BERJUANG MAKSIMAL: Skuad Madura United U18 sudah menunjukkan permainan terbaiknya di Perempat Final EPA LIga 1 U18 2021.

KABARMADURA.ID | Pelatih Madura United U18 Rahmad Basuki tidak bisa menjalankan strateginya dengan baik di babak Perempat Final Elite Pro Academy (EPA) Liga 1 U18 2021, melawan Bali United FC U18 di Stadion Sabilulungan Bandung, Senin (22/11/2021).

Sebab, sepasang penyerang Madura United U18 Moh Nizar Arif dan Ryan Rifaldi menjadi tumbal dalam laga itu. Karena, skuad Bali United FC U18 bermain keras yang menjurus ke kasar. Sehingga, dua striker itu harus terbekap cedera di awal-awal babak pertama.

Bacaan Lainnya

Lantaran begitu, Rahmad dituntut menarik paksa kedua penyerangnya yang terbekap cedera dan melakukan pergantian di luar strateginya. Ditambah lagi, kejadian buruk itu saat pertandingan masih panjang.

“Bagaimana, kami harus melakukan pergantian, padahal dua pemain itu masih dibutuhkan di lapangan. Pergantian pemain juga di luar strategi dan terlalu cepat. Slot pergantian jadi berkurang yang sudah kami siapkan,” sesalnya kepada Kabar Madura selepas pertandingan.

Tidak hanya kedua target man itu, bek Madura United U18 Kevin Nugroho harus meninggalkan pertandingan lebih cepat lantaran juga cedera.

Kendati demikian, juru taktik asal Pamekasan tersebut tetap mengapresiasi anak asuhnya yang kalah 2-0 itu. Sebab, dia menilai, perjuangannya sudah luar biasa bisa menapaki kaki pertama kali di babak perempat final.

Pada musim sebelumnya, tiada satupun Madura United kelompok usia, baik U16 ataupun U18 bisa melalui fase grup seperti musim 2021.

“Tentu, kami tetap apresiasi mereka. Anak-anak Madura sudah berjuang maksimal dan melakukan yang terbaik musim ini. Ini capaian yang luar biasa dan pertama bagi kami,” imbuhnya.

Rombongan Madura United masih rehat sejenak di Bandung usai gagal lolos ke babak semi final. Mereka akan bertolak ke Madura, Selasa (23/11/2021).

Reporter: Syahid Mujtahidy

Redaktur: Mohammad Khairul Umam

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *