oleh

Rajut Komitmen Bersama, Demi Pertandingan di Tengah Covid-19

KABARMADURA.ID – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) telah menerbitkan izin keramaian untuk turnamen pra-musim 2021. Ajang tersebut, akan menjadi simulasi protokol kesehatan (protkes) dalam pertandingan di tengah Covid-19, yang hasilnya berdampak terhadap izin kompetisi Liga 1 2021.

Saat ini, Madura United tengah bersiap membentuk tim sebelum berangkat ke Kota Batu, guna menjalani pemusatan latihan menatap turnamen pra-musim. Training center (TC) itu, akan dimulai Kamis (25/2/2021).

Direktur Media dan Kreatif PT Polana Bola Madura Bersatu (PBMB) Tabri S Munir menyampaikan, pilihan pemusatan latihan di Kota Batu, guna menghindari pecinta tim berjuluk Laskar Sape Kerrab yang memaksakan untuk menjumpai Slamet Nurcahyo dan kolega. Sebab, pihaknya harus melindungi para pemain profesional yang sudah menjadi aset tim.

“Yang harus dipahami, pemain itu aset yang harus dijaga,” tegasnya.

Selain itu, Tabri sapaan akrabnya menyampaikan, komitmen Madura United dalam menerapkan protkes sudah terlihat sejak persiapan pada bulan Agustus 2020. Semua elemen yang terlibat dalam persiapan tim, akan dilakukan tes swab guna memastikan semua yang kontak fisik di persiapan tim bebas Covid-19.

Begitu juga dengan jelang TC di Kota Batu, Tabri menegaskan, semua persiapan protkes dan tes swab sudah matang. Sebab, Madura United mengharapkan turnamen pra-musim ini berjalan sesuai dengan harapan.

Sedangkan, Ketua K-Conk Mania Pamekasan Deddy Syah menegaskan, komunitasnya berkomitmen untuk mematuhi semua peraturan, seperti tidak datang ke stadion dan mengadakan nonton bareng (nobar). Bahkan, dia meminta kepada Kepolisian Resor (Polres) Pamekasan, untuk intim membubarkan kerumunan, terutama yang ditengarai nobar.

“Komitmen kami sudah jelas, tidak akan datang ke stadion dan nobar,” kata suporter yang akrab disapa Diduk ini.

Sementara itu, Kepolisian Sektor (Polsek) Kota H Muhlis memastikan tidak akan terdapat kerumunan melalui nobar di Pamekasan, saat turnamen dan kompetisi mulai. Dia juga berharap vaksinasi, bisa segera tuntas guna kehidupan bisa kembali normal, serta sepak bola bisa berjalan seperti biasanya.

Sinyal tergelarnya kompetisi domestik Indonesia musim 2021, memberikan angin segar kepada Asosiasi Kabupaten (Askab) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI). Lantaran, ketika Liga 1 2021 terlaksana dengan sukses, kemudian diikuti kasta di bawahnya, Askab PSSI akan bisa menggelar kompetisi internal.

Rencana untuk tahun 2021 ini, Sekretaris Askab PSSI Haqi menyampaikan, masih fokus menggelar kompetisi internal untuk kelompok usia. Bayangannya, sistem yang akan digunakan berupa home tournament. “Semoga lancar penyelenggaraan Liga 1 dengan mematuhi protkes,” harapnya. (idy/ito)

 

Komentar

News Feed