oleh

Ramadan Jadikan Diri Lebih Ikhlas dan Amanah

Ramadan merupakan momen yang paling mulia untuk mendekatkan diri pada Yang Maha Kuasa. Bulan suci menjadikan diri lebih ikhlas, amanah dan bermanfaat. Sehingga bisa memberikan manfaat dan barokah pada setiap umat muslim.

Dalam bulan suci Ramadan ini, tentunya juga memperbanyak amal kebaikan dengan aktifitas dengan perkejaan setiap harinya. Dengan aktifitas pekerjaan yang setiap hari dilakukan bisa memberikan kontribusi terbaik pada diri sendiri dan itu bisa menjadikan ladang kebaikan dalam beribadah.

Selanjutnya, tingkatkan dan perbanyak silaturahmi pada bulan suci ini. Juga perbanyak imteraksi ketika melaksanaan puasa baik dengan mitra kerja atau kerabat sebagai bentuk ibadah pada bulan Ramadan. Hal itu akan menjadikan diri menjadi manusia ynag beriman dan lebih positif terhadap semua hal.

Sebenarnya bulan Ramadan hikmahnya memang banyak. Seperti mengasah sebagai makhluk manusia harus banyak melakukan evaluasi diri. Terlebih ditengah wabah covid-19 ini menjadikan bulan Ramadan semakin nikmat dengan harapan dan renungan.

Bahwasanya dengan itu menjadikan umat muslim semakin dekat dengan Tuhan. Jadikan berpuasa di tengah wabah covid-19 yang menjadikan bahwa ini semua takdir saja. Kemudian ambil hikmahnya, hikmah dari balik itu semua. Sebab, hikmah tersebut harus diyakani akan menjadikan diri lebih baik ke depannya.

Selain itu, syukuri saja kondisi dan keadaan sekarang ini sebagai nikmat. Insyaallah dengan begitu menjadikan mansia yang lebih pandai bersyukur. Menjadikan manusia yang kepeduliannya antar sesama mempunyai kemampuan satu kebaikan dengan manusia lain.

Jika difikirkan itu merupakan suatu keadaan yang indah untuk dijalani.

Dengan kondisi yang sama, wabah covid-19 tahun ini seharusnya lebih bisa disyukuri karena masih bisa melaksanakan ibadah bersama. Seperti tarawih, buka bersama dan sahur bersama. Meski harus tetep menerapkan protokol kesehatan. Dan itu mungkin momentum bulan Ramadan ini agar wabah covid-19 segera berlalu atau pergi.

Namun pada akhirnya tergantung manusia bagaimana cara menikmati dan mensyukuri keadaan yang saat ini dengan mengambil hikmah. Hikmah sendiri ibarat air mengalir yang terus mengalir dan turun.

Momentum Ramadan ini sebagai umat muslim harus pintar-pintarnya menghindari pelanggaran ketentuan Tuhan. Itulah juga yang dinamakan kenikmatan sambil melaksanakan tugas sebagai khalifah dan makhluk sosial. Laksanakan saja apa yang diperintah oleh Tuhan dan pemerintah menjalani bulan Ramadan di tengah wabah covid-19.

Mari semuanya harus bisa melaksanakan ibadah bulan suci Ramadan dengan baik. Dengan sesuai ketentuan dan syariat agama. Dan semoga amal ibadah yang menjalani bulan Ramadan diterima oleh Tuhan. Tentunya pasca puasa keadaan dan kondisi semua makhluk menjadi lebih baik lagi.

Komentar

News Feed