Rampungkan Laboratorium, Kinerja DPRKP dan CKD iapresiasi Positif RSUD Sumenep

  • Whatsapp
(FOTO: KM/SUBAIDI) DIMAKSIMALKAN: Dua ruang hemodialisa dan ruang laboratorium biomolekulerRSUDdr. Moh. Anwar Sumenepselesai tepat waktu.

KABARMADURA.ID, SUMENEP-Kualitas pembangunan yang dikerjakan oleh Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Pemukiman dan Cipta Karya (DPRKP dan CK) Sumenep mendapat respon positif dari pengelola Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Moh. Anwar Sumenep.

Pekerjaan DPRKP dan CK itu adalah pembangunanruang hemodialisa dan ruang laboratorium biomolekuler atau polymerase chain reaction (PCR). Penyediaan laboratorium itu, berfungsi memaksimalkan pelayanan, utamanya untuk pendukung diagnosa penyakit dalam.

Bacaan Lainnya

Kepala DPRKP dan CK Sumenep Moh. Jakfar mengatakan, sejak diamanatkan membangun ruang sarana kesehatan itu,berkomitmen menukarnya denganhasil yang harus menjamin kenyamanan.

“Kalau kami hanya bisa memaksimalkan pembangunannya, agar segera selasai dan bisa dinikmati dan tidak kalah penting adalah kualitasnya,” katanya, Senin (1/2/2021).

Meski dalam perjalanannya sempat hampir gagal lelang,sehingga pelaksanaannya agak lambat,tetapi berkat komitmen bersama dari berbagai pihak, akhirnya pembangunan itu bisa dituntaskan.

Keberadaan dua ruang milik RSUDdr. Moh. Anwar Sumenep tersebut, menjadi satu-satunya di Madura. Pembangunannya dianggarkan sebesar Rp3,5 miliar dari Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah (APBD) Sumenep tahun 2020.

“Kami ucapkan terimakasih kepada seluruh rekanan yang telah bekerja dengan maksimal. Selebihnya, harapan kami gedung ini bisa awet dalam kurun waktu yang lama,” imbuhnya.

Peresmian ruang hemodialisa dan ruang laboratorium biomolekuler (PCR) itu dilakkan langsung oleh Bupati Sumenep A Busyro Karim, Senin (1/2/2020).

Dalam sambutannya, Busyro menyampaikan, optimalnya layanan kesehatan,termasuk menjadi penunjang kemajuan dan barometer penilaian kabupaten.

“Berbicara tentang pelayanan, harus pasti. Tidak boleh lama, waktu berlaut-larut tidak baik, apalagi tentang kesehatan,” katanya di depan jajaran Forum Pimpinan Daerah  (Forkopimda) Sumenep.

Sedangkan Direktur RSUD dr Moh Anwar Sumenep dr. Erliyati menyampaikan, spesifikasi pembangunan di dua ruangan tersebut sudah sesuai dengan harapannya. Sehingga bisa dimaksimalkan dengan fungsinya.

“Hasilnya sangat bagus. Dan lebih leluas. Misalnya hemodialisa, awalnya hanya bisa menampung 7 mesin dan sekarang sudah bisa 17 mesin. Dan tentunya ini merupakan amanat untuk memaksimalkan layananan,” paparnya. (ara/waw)

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *