oleh

Rapid Test, Lima Pegawai Kejaksaan Bangkalan Diduga Terinfeksi Covid-19

Kabarmadura.id/BANGKALAN-Setelah meminta rapid test mandiri pada Senin, (20/4/2020), akhirnya terdeteksi lima orang pegawai Kejaksaan Negeri (Kejari) Bangkalan diduga terinfeksi coronavirus disease (Covid-19). Lima orang itu terdiri dari tiga laki-laki dan dua perempuan.

“Dilihat dari hasil rapid test, lima orang tersebut diduga terinfeksi Covid-19, namun    jabatannya masih belum diketahui,” terang Ketua Tim Satgas Covid-19 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syarifah Ambami Rato Ebuh (Syamrabu) Bangkalan, dr Catur Budi Keswardiono, Selasa (21/4/2020)

Setelah ada dugaan terinfeksi Covid-19, lima orang kemudian diambi sampel swab untuk diuji secara polymerase chain reaction (PCR) di laboratorium Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKL-PP) Kementerian Kesehatan di Surabaya.

“Untuk saat ini, kelima orang tersebut sedang menjalani isolasi di balai diklat, sudah dirawat tim medis, untuk data pastinya tunggu aja nanti, karena kami melakukan pengecekan,” tuturnya.

Sementara itu, Humas Gugus Tugas Covid-19 Bangkalan, Agus Zain, membenarkan bahwa rapid test tersebut merupakan inisiatif mandiri dari Kejari Bangkalan.

Dalam metode skrining awal untuk mendeteksi antibodi tersebut, terdapat 59 orang pegawai yang diperiksa, termasuk para pejabatnya. Tes dilakukan oleh tim dari Dinas Kesehatan Bangkalan.

“Rapid tes itu merupakan atas permintaan sendiri dan inisiatif mandiri oleh Kejari dan hasilnya ada lima orang pejabat dan pegawai yang diduga terinfeksi Covid-19,” katanya.

Kelima orang tersebut, tiga orang laki-laki berinisial CA, HS, dan BW, sedangkan dua orang perempuan berinisial LD dan SR. Sembari diisolasi di Balai Diklat Bangkalan, tim juga menunggu hasil swab/PCR dari BBTKL-PP Surabaya.

“Sekarang kami faokus melakukan tracing terhadap orang yang kontak langsung dengan kelima orang tersebut seperti keluarga yang saat ini sedang dilakukan, selanjutnya akan dilakukan rapid tes di hari ke 8 masa isolasi,” terangnya. (sae/waw)

 

 

Komentar

News Feed