oleh

Ratusan Koperasi Layak Dibubarkan

Diskumnaker Tidak Kuasa Bertindak Sendiri

Kabarmadura.id/SAMPANG-Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Tenaga Kerja (Diskumnaker) Kabupaten Sampang menyebut, terdapat ratusan koperasi tidak mangadakan rapat anggota tahunan (RAT) berturut turut. Sehingga keberadaan koperasi itu, perlu dipertimbangkan untuk dilanjutkan atau dibubarkan.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Diskumnaker Sampang Choirul Anwar berujar, pada tahun 2018, jumlah koperasi yang menggelar RAT hanya 252 dari total 447 koperasi, sedangkan 195 koperasi tidak mengadakan RAT. Sehingga ratusan koperasi itu terancam ditutup paksa.

Akan tetapi, masih akan diseleksi, karena dikwhawatirkan benbenturan dengan koperasi yang mendapatkan bantuan hibah dari pemerintah.

Selain itu, semua koperasi bermasalah itu, dikumpulkan terlebih dahulu untuk dimintai alasannya tidak menggelar RAT. Selain itu, ditanya kesanggupannya untuk menjalankan koperasi tersebut. Jika sudah tidak sanggup, maka koperasi yang tidak menggelar RAT itu bisa dipertimbangkan untuk ditutup paksa oleh tim khusus.

“Jika selama tiga tahun berturut-turut, koperasi tidak menggelar RAT, maka bisa tutup paksa, dangan cacatan harus melalui tahapan pembubaran sesuai aturan yang berlaku,” ucap Choirul Anwar kepada Kabar Madura.

Kendati banyak koperasi di Sampang yang tidak menggelar RAT, pihaknya tidak kuasa membubarkan secara langsung. Karena berdasarkan Peraturan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Nomor 10 tahun 2015 tentang Pembubaran Koperasi Tidak Aktif, merupakan kewenangan dari kementerian dengan membentuk tim khusus.

Diskumnaker Sampang sebatas membina secara rutin. Bahakan, pihaknya mengklaim sudah sering melayangkan surat pemberitahuan untuk menggelar RAT, namun sebagian koperasi tetap mengabaikan.

“Kami sudah sering melayangkan surat kepada para pengelola kopersi agar segera menggelar RAT,  tapi mayoritas tetap mengabaikan,” tukasnya. (sub/waw)

Komentar

News Feed