Ratusan Pendaftar CASN di Pamekasan Gagal Seleksi Administrasi

News43 views

KABARMADURA.ID | PAMEKASAN-Penentuan pendaftar calon aparatur sipil negara (CASN) tahun ini sudah terealisasi. Sedikitnya, ada ratusan pendaftar yang dinyatakan tidak lolos seleksi dengan beberapa ketentuan yang belum bisa terpenuhi. Salah satunya, masa kerja kurang dari dua tahun dan pengalaman kerja pelamar tidak relevan dengan jabatan yang dilamar. Hal tersebut diungkapkan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pamekasan Saudi Rahman melalui Analisis SDM Aparatur Muda Yuridis Kurniawan, Selasa (17/10/2023). 

Menurutnya, seleksi administrasi terhadap CASN dari setiap formasi menjadi tanggung jawab beberapa organisasi perangkat daerah (OPD). Masing-masing, BKPSDM, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) dan Dinas Kesehatan (Dinkes). Tim tersebut nantinya bisa memastikan administrasi yang unggah di Sistem Seleksi Calon (SSC) ASN harus sesuai dengan ketentuan atau pengumuman. 

Baca Juga:  Dinsos Pamekasan Optimalkan Integrasi Data Penerima Bansos

“Apabila hingga batas waktu yang telah ditentukan, pelamar tidak melakukan sanggahan, maka hasil seleksi administrasi dianggap final,” ujarnya kepada Kabar Madura. 

Pihaknya menuturkan, ada tiga formasi bagi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK). Pertama PPPK guru dengan kuota 1.032 pelamar, dinyatakan lulus 1.012 pelamar dan dinyatakan tidak lulus 20 pelamar. Kedua, PPPK tenaga kesehatan dengan kuota 1.033 pelamar, dinyatakan lulus 848 pelamar dan 185 pelamar tidak lulus. Terakhir, PPPK teknis dengan kuota 1.444 pelamar, dinyatakan lulus 564 pelamar dan 880 pelamar tidak lulus. 

Baca Juga:  Dinkes Pamekasan Belum Temukan Gejala Virus Nipah

Dia menjelaskan, bagi pelamar yang kurang puas terhadap hasil verifikasi administrasi dari setiap formasi, instansinya masih memberikan kesempatan agar bisa memberikan sanggahan. Minimal 3 hari setelah pengumuman. Hanya saja yang perlu digaris bawahi, tidak semua sanggahan diterima. Namun sanggahan yang diterima apabila kesalahan dilakukan oleh panitia seleksi. 

“Tahapan masa sanggah tidak bisa digunakan untuk melengkapi dokumen persyaratan administrasi yang kurang, tetapi untuk mempertanyakan tentang alasan pelamar tidak lulus seleksi administrasi, adapun yang menjadi acuan adalah dokumen yang telah diinput oleh pelamar ketika pendaftaran,” jelasnya. 

Pewarta: Khoyrul Umam Syarif 

Redaktur: Totok Iswanto

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *