Ratusan Ribu Warga Bangkalan Tanpa e-KTP

  • Whatsapp
(FOTO: KM/HELMI YAHYA) Tulsi Hayati Kabid Pendataan dan Inovasi Pelayanan Dispendukcapil Bangkalan

KABARMADURA.ID | BANGKALAN -Ketertiban administrasi kependudukan warga Bangkalan perlu dimaksimalkan. Sebab masih banyak warga yang belum memiliki elektronik Kartu Tanda Penduduk (E-KTP). Kondisi itu diketahui dari hak wajib pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024. Total penduduk yang memiliki hak pilih mencapai 805.402 orang.

Namun yang diidentifikasi memiliki e-KTP masih sekitar 669.461 warga. Sedangkan sisanya, 135.581 warga belum memiliki e-KTP. Kondisi itu, akan berdampak pada kelancaran pilkada di 2024 mendatang. Hal ini diungkapkan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bangkalan Zainal, Minggu (17/10/2021).

Menurutnya, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) harus berupaya seoptimal mungkin untuk mengkoordinir dan melayani perekaman e-KTP di setiap kecamatan atau secara panggilan. Sebab saat ini, sudah membahas persiapan menjelang pilkada. Sehingga pengumpulan data bisa dipersiapkan sedini mungkin.

“Jadi warga yang belum memiliki e-KTP, nanti bisa segera mengurusnya. Bisa juga dilakukan sistem cacah. Sehingga semuanya mendapatkan hak pilih. Nanti kami juga akan melakukan pencacahan, tapi lebih baiknya memang langsung ke Dispendukcapil,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Pendataan Data dan Inovasi Pelayanan Dispendukcapil Bangkalan Tulsi Hayati mengaku, untuk pemaduan data pilkada 2024 memang sudah mulai di rapatkan. Bahkan sudah komunikasi dengan para pihak. Hanya saja, berdasarkan permintaan dan pengadaan langsung antara daerah kemungkinan tidak bisa.

Sebab data Dispendukcapil hanya akan dilaporkan pada Dirjen Kependudukan pusat. Setelah itu, data akan dipadukan di pusat dan akan dikirim lagi ke KPU daerah. “Sumber datanya memang di kami, tapi untuk alurnya tetap harus melewati pusat. Jika mengaca pada data kependudukan, ada sekitar 805.402 warga yang memiliki hak wajib pilih dan sudah berusia di atas 17 tahun atau sudah menikah,” responnya.

Pihaknya menegaskan, sudah berupaya seoptimal mungkin dalam memberikan layanan kependudukan. Bahkan langkahnya tidak hanya di tingkat kecamatan, akan tetapi secara berjalan sesuai permintaan dan banyaknya penduduk yang akan mengurus e-KTP. “Kami melayani berjalan ini agar semua warga yang belum punya e-KTP bisa mengurus,” tegasnya.

Reporter: Helmi Yahya

Redaktur: Totok Iswanto

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *