Ratusan TPS Rawan Konflik, Polres Pamekasan Tambah Personel Pengamanan

News, Headline, Pemilu45 views

KABAR MADURA | Kepolisian Resort (Polres) Pamekasan memetakan tempat pemungutan suara (TPS) yang masuk kategori rawan. Berdasarkan hasil analisis di lapangan, terdapat ratusan TPS di Pamekasan yang rentan terjadi konflik, sehingga perlu pengamanan yang lebih ketat.

Kasi Humas Polres Pamekasan AKP Sri Sugiarto mengatakan, salah satu indikator yang menjadi ukuran dalam penetapan TPS rawan tersebut, yakni adanya potensi konflik berdasarkan analisa yang telah dilakukan. Sri mengungkapkan, pemetaan TPS itu dibagi menjadi tiga kategori; kurang rawan, rawan, dan sangat rawan.

“Jadi TPS yang rawan itu berdasarkan analisa dan evaluasi dari Polres Pamekasan dengan menimbang dan mengingat kondisi yang ada,” jelasnya, Minggu (4/2/2024).

Baca Juga:  6 Titik CCTV Intai Pelanggar Lalin di Pamekasan, Benarkah?

Sri menyebut, TPS yang sangat rawan ada 15 titik yang tersebar di enam kecamatan; Kecamatan Proppo dua TPS, Kecamatan Palengaan Laok dua TPS, Kecamatan Pegantenan dua TPS, Kecamatan Waru dua TPS, Kecamatan Batumarmar lima TPS, dan Kecamatan Pasean dua TPS.

Kemudian, untuk TPS yang masuk kategori rawan 200 TPS. Sementara sisanya 2.448 masuk kategori TPS tidak rawan.

Sri mengungkapkan, untuk pengamanan TPS yang masuk kategori sangat rawat akan ada empat petugas yang disiagakan, terdiri dari dua orang polisi dan dua orang linmas. Secara umum, kata Sri, personel yang disiapkan dari Polres Pamekasan 478 personel. Lalu, dari Polda Jawa Timur 73 personel dan ditambah linmas 4.896 personel.

Baca Juga:  Agustus, Madura United Lawan Tim Minim Gol

Tak cukup hanya itu, Polres Pamekasan juga menambah personel dari satuan Brimob 100 personel. Sehingga total jumlah personel pengamanan 5.517 orang.

“Khusus yang brimob akan ditempatkan di lokasi yang sangat rawan,” tukasnya.

Pewarta: Khoyrul Umam Syarif

Redaktur: Sule Sulaiman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *