oleh

Realisasi Bansos di Sampang Terganjal DTKS Pusat

KABARMADURA.ID, SAMPANG  – Program bantuan sosial (Bansos) untuk tahun ini belum bisa direalisasikan. Sebab, hingga saat ini Dinas Sosial (Dinsos) Sampang belum menerima data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) dari pemerintah pusat. Data tersebut, merupakan acuan untuk realisasi berbagai program bansos. Hal tersebut diungkapkan, Plt Kadinsos Sampang Fadeli, Rabu (31/3/2021).

Menurutnya, salah satu program bansos yang belum bisa direalisasikan berupa bantuan beras kepada keluarga penerima manfaat (PKM). Termasuk, sejumlah jenis program bansos lain.

“Kami masih menunggu DTKS dari pusat. Apalagi, tahun ini masih akan dilakukan pendataan ulang. Saya belum tahu ada kepastian DTKS terbaru,” ujarnya.

Pihaknya menuturkan, untuk tahun ini belum ada instruksi resmi data yang bisa digunakan. Bahkan, tahun lalu masih menggunakan data tahun 2020. Meski demikian, dipastikan akan berkoordinasi dengan pemerintah provinsi mengenai data bansos. Termasuk, dengan pihak pusat data dan informasi (Pusdatin) pemerintah pusat.

“Tahun lalu banyak kendala bansos dengan rekening nol. Kami sempat telusuri dan menemukan banyak kesalahan data. Sehingga, kami melakukan perbaikan,” tuturnya.

Ditegaskan dari data perbaikan sudah diusulkan ke pemerintah pusat melalui Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim). Namun diakui, belum mengecek apakah data itu sudah ada perubahan atau tidak. Sebab, data yang diperbaharui mencapai ribuan penerima bansos. Menurutnya, banyaknya rekening nol salah satunya diakibatkan lantaran tidak diambil oleh penerima.

“Akibatnya, nominal bansos hangus. Kondisi itu, terjadi dengan sistem otomatis dari pemerintah pusat. Saat dikroscek rekeningnya tidak terisi,” jelasnya.

Sementara itu, Anggota Komisi IV DPRD Sampang Shohebus Sulton mengungkapkan, jika memang ada bansos tidak terealisasi mengenai data, sebaiknya pemerintah daerah menjemput bola. Yakni berkonsultasi dengan pemerintah pusat. Sehingga, ada kepastian data yang bisa digunakan.

“Saat ini, sudah memasuki triwulan pertama tahun 2021. Mestinya, semua bansos terealisasi. Jika memang masih ada kendala pada sejumlah program bansos, harus segera ada solusi,” responnya.  (man/ito)

 

 

Komentar

News Feed