Realisasi Bantuan Air Bersih di Sampang Belum Dijadwalkan

News53 views

KABARMADURA.ID | SAMPANG -Musim kemarau membawa dampak kekeringan di Kabupaten Sampang. Sebanyak 62 desa terdampak bencana kekeringan tersebut. Bahkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sampang menggolongkan sejumlah desa ke kategori kering kritis.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang sendiri telah mengajukan bantuan air bersih ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur. Pengajuan itu dilakukan melalui BPBD setempat. Air bersih itu nantinya akan disuplai ke desa-desa terdampak kekeringan.

Banner Iklan Stop Rokok Ilegal

Staf Bagian Kedaruratan dan Logistik BPBD Sampang Mohammad Imam mengatakan, bantuan air bersih telah diajukan sejak dua pekan lalu. Pemkab Sampang butuh uluran tangan provinsi untuk menangani kekeringan di 62 desa. Pengajuan bantuan itu senilai Rp156 juta.

Baca Juga:  Pendapatan Hasil Retribusi Pasar di Sumenep Gagal Capai Target

“Setiap desa nanti akan memperoleh bantuan lima tangki air bersih,” ucapnya.

Namun demikian, meski permohonan bantuan air bersih telah diajukan ke provinsi, BPBD Sampang belum bisa memastikan kapan bantuan air bersih itu dapat direalisasikan ke masing-masing desa. Sampai saat ini, pihaknya masih menunggu konfirmasi dari Pemprov Jawa Timur.

“Kami mengajukan dengan dua versi: satunya ke BPBD provinsi, satunya lagi langsung ke ibu gubernur. Semuanya masih menunggu konfirmasi,” ungkapnya.

Sebelumnya, Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Sampang Asroni menyebut, bencana kekeringan tahun ini tidak separah tahun sebelumnya. Tahun lalu, ada 63 desa yang terdampak kekeringan. Sehingga tahun ini berkurang satu desa, yakni Desa Pulau Mandangin, Kecamatan Sampang.

Baca Juga:  Ada Tunggakan 20 Tahun, Legislator Sumenep Curiga Ada Penyimpangan Retribusi Pasar

62 desa itu tersebar di 10 kecamatan. Nantinya, tangki dengan kapasitas 5.000 liter akan menyuplai air bersih ke masing-masing desa. Permohonan ke provinsi dilakukan karena anggaran di institusinya belum cukup memadai. Terlebih lagi terjadi pemangkasan anggaran.

Pewarta: Ali Wafa

Redaktur: Sule Sulaiman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *