oleh

Realisasi Bantuan Dana UMKM di Bangkalan Sebesar Rp2,4 Juta Mandek

KABARMADURA.ID, Bangkalan – Program pemulihan ekonomi pada new normal yakni pemberian bantuan kepada Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Bangkalan mandek. Sebab, hingga saat ini belum ada proses pencairan bantuan sebesar Rp2,4 juta itu. Bahkan dana yang sudah masuk ke rekening penerima tidak bisa dilakukan pencairan.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Bangkalan Iskandar Ahadiyat mengakui jika ada uang yang sudah masuk ke rekening penerima namun belum bisa dicairkan. Bahkan ada yang sudah ditandatangani oleh pihak bank akan tetapi uangnya belum ada.

“Kami akan melakukan evaluasi mengenai hal ini, kenapa kok bisa seperti itu,” ungkapnya.

Dia memaparkan, mengenai hal itu dia menduga ada kesalahan teknis. Untuk itu, lelaki yang kerap disapa Yayat ini akan mencari solusi dalam persoalan tersebut. Ditegaskannya, jika sudah ada 1000 UMKM yang melakukan pencairan. Sementara dari 10 ribu kuota UMKM yang akan diajukan belum ada konfirmasi dari pusat terkait peserta yang masuk persyaratan.

“Yang melakukan seleksi langsung dari pusat, verifikasinya disana. Tapi sejauh ini belum ada pengembalian data UMKM,” tuturnya.

Sedangkan untuk UMKM yang sudah melakukan pencairan. Dia meminta, agar uang itu dimanfaatkan betul oleh pelaku usaha. Terutamanya kata Yayat, dalam penambahan modal. Bukan digunakan untuk keperluan pribadi.

“Kami minta bantuan ini untuk modal usaha dan dimanfaatkan betul oleh pelaku usaha,” terangnya.

Terpisah, Ketua Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bangkalan Rokib, meminta Dinas Koperasi dan UMKM Bangkalan segera menindaklanjuti persoalan tentang UMKM. Bahkan jika sudah diverifikasi  segera dilakukan pencairan.

“Segera dicairkan, agar pelaku bisa mengembalikan modal usaha di tengah wabah Covid-19 ini dan usahanya tetap jalan,” pungkasnya. (ina)

Komentar

News Feed