Realisasi BOK Rp15 M Belum Menyeluruh

  • Whatsapp

Kabarmadura.id/Pamekasan-Realisasi Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) masih belum terealisasi secara maksimal. Padahal, BOK untuk tahun 2019 mengalami peningkatakan yang signifikan. Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan mendapat kucuran dana BOK sebesar Rp15 miliar atau bertambah Rp4 miliar dari BOK tahun 2018 sebesar Rp11 miliar. 

Plt Kepala Dinas Kesehatan Pamekasan Farid Anwar menyampaikan, realisasi dana BOK diprediksi baru akan rampung pada bulan Juli mendatang, artinya semua kebutuhan operasional kesehatan bakal tercover dengan maksimal.

“Saya tidak janji tetapi saya meyakini hingga Akhir tahun 2019 bakal terealisasi maksimal,” katanya, Kamis (27/6)

Untuk memenuhi target itu, Farid menjelaskan, 20 puskesmas di Pamekasan diharapkan segera mengajukan kebutuhan-kebutuhan penunjang pelayanan kesehatan yang dibutuhkan. Dengan begitu dana BOK akan cepat terealisasi.

Sebab, puskesmas merupakan pusat layanan dasar yang juga berkewajiban mengajak masyarakat berperilaku dan menjalankan pola hidup sehat.

“Sudah seharusnya dana tersebut dimanfaatkan dengan baik sesuai program inovasi kesehatan,” paparnya.

Farid melanjutkan, cara pencairan dana tersebut, yakni, puskesmas harus lebih dulu mengajukan berbagai alat kesehatan atau jenis kebutuhan lain ke Dinkes Pamekasan, kemudian Dinkes Pamekasan mengajukan kebutuhannya kepada Dinkes Jawa Timur kemudian pada pemerintah pusat. 

Bahkan Farid menyebut, objek realisasi dana itu masih difokuskan pada beberapa kebutuhan, misalnya, BOK UKM sekunder, upaya kesehatan masyarakat sekunder, serta BOK kabupaten, penurunan stanting, pemilihan perubahan perilaku, operasional keluarga berencana dan jenis kebutuhan lainnya yang tentunya berkenaan dengan kebutuhan kesehatan. 

“Semoga program ini berlanjut hingga terealisasi semuanya,” paparnya. 

Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Pamekasan Mohammad Sahur mengutarakan, dana BOK harus dimaksimalkan. Sebab, hal itu membantu laju kesehatan masyarakat Pamekasan pada umumnya. 

Sahur menghimbau, semua puskesmas di Kabupaten Pamekasan segera mengajukan kebutuhan-kebutuhan yang berkaitan dengan kesehatan. Dengan begitu, masyarakat betul-betul merasakan program BOK.

“Anggaran tersebut harus tepat sasaran,” tandasnya. (km45/pin)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *