oleh

Realisasi CBP Rp4 Miliar, DKPP Kabupaten Sumenep Tunggu Kebutuhan Masyarakat

KABARMADURA.ID, SUMENEP – Realisasian program cadangan beras pemerintah atau pangan (CBP) di perubahan anggaran keuangan (PAK), belum ada kejelasan.  Padahal, saat ini mulai memasuki anggaran di akhir tahun. Hanya saja, sebanyak 50 ton program CBP belum tersalurkan.

Kepala Bidang (Kabid) Ketersediaan dan Kerawanan Pangan Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP), Kabupaten Sumenep, Yan Yan Heryana mengakui, CBP belum cair. Sebab, untuk realisasinya disesuaikan dengan kebutuhan.

Sehingga, ketika ada masyarakat yang membutuhkan program itu, maka segera mengajukan untuk proses pencairannya. “Cadangan pangan yang dimaksud, dalam bentuk gabah yang saat ini belum dicairkan,” katanya, Senin (30/11/2020).

Dijelaskan, realisasi program CBP secara akan tersebar di seluruh kecamatan. Anggarannya, Rp4 miliar lebih, saat ini masih proses pemetaan desa yang akan memperoleh bantuan. “Masih perekapan dan kami masih menghitungnya,” ujarmya.

Yan Yan Heryana menegaskan realisasi program itu, berdasarkan Undang-Undang (UU) Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan. Menurutnya, keberadaan CBP ditetapkan dengan Peraturan Menteri Pertanian Nomor 11/Permentan/KN.130/4/2018 tentang Penetapan Jumlah CBP di daerah.

Dalam penyelenggaraannya, ketersediaan CBP merupakan upaya untuk mengantisipasi dan mengatasi kekurangan pangan. Misalnya, gejolak harga, dan keadaan darurat akibat bencana alam. “Insyaallah bulan ini sudah turun,” tuturnya.

Sementara itu, Anggota komisi II DPRD Sumenep Juhari mengatakan, selama ini bantuan pemerintah, tidak mampu membendung kebutuhan masyarakat yang ada. Terlebih, dimasa pendami Covid-19.

“Kami sangat menyesal dan kecewa atas OPD yang masih lamban tidak mencairkan CBP. Padahal, saat ini banyak masyarakat yang membutuhkan bantuan itu,” paparnya.

Politisi PPP ini, juga mengaku anggaran tersebut sudah cair. Namun, masih belum ada geliat yang jelas dari OPD. “Jangan sampai ada penyelewengan anggaran CBP, intinya harus segera direalisasikan,” pungkasnya. (imd/ito)

Komentar

News Feed