Realisasi DAK Pendidikan di Sumenep Kerap Tidak Sesuai Kebutuhan

realisasi DAK Pendidikan
(KM/MOH RAZIN) LUPUT: Realisasi pembenahan sarana pendidikan kerap kali tidak sesuai dengan kebutuhan sekolah.

KABARMADURA.ID | SUMENEP Sarana dan prasarana (sarpras) di sejumlah sekolah terutama di tingkat sekolah dasar (SD) di Sumenep sudah mulai banyak yang rusak. Padahal tiap tahunnya, pembangunan sarana dan prasarana itu dianggarkan melalui dana alokasi dana khusus (DAK).

Menurut Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Sumenep Agus Dwi Saputra, itu lantaran pengembangan infrastruktur pendidikan yang didapatkan sekolah bersangkutan tidak sesuai dengan kebutuhan.

“Banyak yang tidak sesuai kebutuhan. Misal pembangunannya membutuhkan RKB (ruang kelas baru) tetapi dapatnya pembangunan toilet, tetapi tetap harus dilaksanakan,” kata Agus Dwi Saputra, Kamis (31/3/2022).

Bacaan Lainnya

Dia menyebutkan, untuk tahun ini saja, anggaran program pengembangan infrastruktur pendidikan yang diperuntukkan untuk pembangunan gedung dan renovasi sarana sebesar Rp30.066.326.000. Anggaran itu dikhususkan untuk pembangunan sarana di 579 SD.

“Iya yang mestinya RKB dapat laboratorium. Padahal bangunan sekolahnya sudah mau roboh,” imbuhnya.

Sementara penerima dana alokasi khusus itu adalah sekolah yang sudah dinyatakan lolos verifikasi sebelumnya. Salah satu jenis pembangunannya berupa ruang kantor, ruang kelas baru (RKB), dan sarana lain yang dibutuhkan untuk kelancaran kegiatan belajar mengajar (KBM).

Menanggapi persoalan tersebut, dia mengaku tidak bisa berbuat apa-apa. Selain hanya mengupayakan realisasi anggaran yang tahun ini berjalan maksimal. Agar kejadian serupa tidak terjadi kembali. Sehingga tidak berdampak pada tahun anggaran yang akan datang.

Salah satu upaya yang akan dilakukan yaitu melakukan peninjauan terlebih dahulu ke sekolah-sekolah untuk memastikan kebutuhan sarana yang harus segera dipenuhi.

“Maka kami bakal meninjau lagi tahun depan pengajuannya akan disesuaikan dengan kebutuhan,” pungkasnya.

Reporter: Moh. Razin

Redaktur: Sule Sulaiman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.