oleh

Realisasi Dana Hibah Tunggu SK dari Bupati

Kabarmadura.id/PAMEKASAN – Realisasi dana dana hibah untuk organisasi masyarakat (Ormas) islam tahun 2019, belum bisa dilakukan. Surat Keputusan (SK) bupati, diakui menjadi kendala realisasi dana hibah yang dianggarkan sebesar Rp1.3 miliar.

Plt Kepala Badan Kesatuan Bansga dan Partai Politik (Bakesbangpol) Pamekasan Abdul Muin menyampàikan, selain menunggu SK bupati tentang pencairan dana hibah ormas islam itu, kesiapan masing-masing ormas yang terdaftar sebagai penerima juga menentukan pencairan dana hibah tersebut.

Saat ini menurut Muin, dari delapan ormas yang terdaftar sebagai penerima dana hibah, baru tiga ormas yang mempersiapkan diri untuk menerima dana hibah tersebut, dengan melakukan pengajuan pencairan pada Bakesbangpol.

Ketiga ormas itu, yakni Hidayatullah, (Persatuan islam) Persis, serta syariat islam (SI). Sementara Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, Front Pembela Islam (FPI), Al irsyad, Forum kerukunan Umat beragama (FKUB) masih belum melakukan pengajuan tersebut.

“Akibatnya, semua dana hibah belum dicairkan,” katanya Kamis (9/5).

Lebih lanjut dikatakan Muin, besaran nominal dana hibah untuk masing-masing ormas islam itu tidak sama. Hal itu tentunya diputuskan oleh Bupati Pamekasan, dengan mempertimbangkan asas keadilan, dengan memperhatikan keberadaan dan kebutuhan ormas islam.

Mengenai perincian, yakni, ormas Nahdlatul Ulama (NU) Rp500 juta, Muhammadiyah Rp250 juta, Persis, Hidayatullah, AL-Irsyad, FPI dan SI masing masing-masing Rp100 juta, serta FKUB Rp50 Juta.

“Porsi bantuan hibah itu sudah seharusnya berasas keadilan,” terangnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Pamekasan Taufikurrahman menyebutkan, dana hibah tersebut tak perlu diributkan karena nominalnya berbeda. Memang dana hibah untuk ormas tidak selayaknya sama, namun sesuai dengan kebutuhan masing-masing ormas. Menurutnya, dana hibah ini berdasar dari proposal yang diajukan masing-masing organisasi.

“Jadi ini bukan kita yang kasih, tapi mereka yang ajukan lewat proposal,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Ismail Pamekasan menyampaikan, dana hibah khusus ormas setiap tahun memang ada, namun mengenai nominal memang tidak akan sama karena disesuaikan dengan kebutuhan.

Ismail berharap, realisasi dan pemanfaatan dana hibah untuk ormas islam itu, direalisasikan sesuai dengan peruntukan dan kebutuhan masing-masing ormas islam.

“Diharapkan dana itu diperuntukkan sebagai mana mestinya” pungkasnya. (km45/pin)

Komentar

News Feed