Realisasi DID, Bupati Bangkalan Dinilai Kurang Transparan

  • Whatsapp
(FOTO: KM/FA'IN NADOFATUL M.) DIDATANGI: Aktivis pemuda Bangkalan yang melakukan orasi di depan Kantor Pemerintah Kabupaten Bangkalan

KABARMADURA.ID, Bangkalan – Dana Insentif Daerah (DID) yang diterima oleh Pemerintah Kabupaten Bangkalan sebesar Rp27 miliar kini disorot aktivis Bangkalan. Mereka yang mengatasnamakan Indonesia Youth Congress (IYC) melakukan aksi di depan Kantor Bupati Bangkalan, Senin, (16/11/2020). Para aktivis itu kecewa atas kinerja pemerintah yang dinilai kurang transparan dalam serapan DID..

Koordinator lapangan (Korlap) Hasbi Abdul Malik mempertanyakan secara rinci realisasi anggaran DID. Bahkan, dia juga mempertanyakan kinerja Bupati Bangkalan terkait kapasitas dan kredibilitas selaku pemangku kebijakan di pemerintahan.

Bacaan Lainnya

“Realisasinya tidak jelas untuk apa, dan masyarakat di bawah tidak merasakan dampak apapun dari realisasi dana itu, padahal dana BTT (Bantuan Tak Terduga)  mencapai Rp88 miliar dan DID mencapai Rp2,7 miliar,” ujarnya, Senin (16/11/2020).

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Setkab Bangkalan Taufan Zairinsjah menyampaikan, jika DID anggarannya sudah masuk proses perencanaan dan peruntukannya. Bahkan di bulan ini masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) yang menerima dana itu sudah bergerak.

“Jadi yang dikatakan adik-adik itu yang tidak transparansi dan pembahasan di DPRD itu ada semua. Memang prosesnya waktu itu pembahasan duluan mereka,” terangnya.

Lebih lanjut, dia berjanji akan membahas itu secara rinci pada hari Kamis (19/11/2020) nanti. Dana itu juga digunakan untuk pemulihan ekonomi, baik di bidang kesehatan, pertanian, infrastruktur maupun bidang lainnya. Dia menjelaskan, jika realisasinya sudah sesuai dengan petunjuk dari kementerian.

“Seperti pasar ini kan ada 22 pasar yang membutuhkan perbaikan untuk pemulihan ekonomi,” tukasnya. (ina/mam)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *