Realisasi PEN di Bangkalan masih 60 Persen

  • Whatsapp
(FOTO: KM/FAIN NADOFATUL M.) PENYALURAN BANTUAN: Wakil Bupati (Wabup) Bangkalan memberikan bantuan terhadap pedagang kaki lima (PKL) secara simbolis.

KABARMADURA.ID | BANGKALAN –  Selama diterapkannya pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), 4 ribu pedagang kaki lima (PKL) dan warung mengalami kemerosotan pendapatan. Sehingga pemerintah mengalokasikan bantuan khusus bagi PKL dan warung. Hanya saja, hingga saat ini realisasinya masih 60 persen.

Bantuan tersebut diberikan secara tunai melalui Kodim 0829 dengan nominal Rp1,2 juta per PKL dan warung. Tujuan penyaluran bantuan, sebagai instrumen Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).  “Insyaallah kami akan segera menyalurkan hingga tuntas. Agar para PKL ini bisa segera menikmatinya,” janji Wakil Bupati (Wabup) Bangkalan Mohni, Minggu (31/10/2021).

Mantan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Bangkalan tersebut memaparkan, bantuan itu bisa digunakan sebagai suntikan modal bagi para pedagang. Sehingga pedagang wajib memanfaatkannya untuk kebutuhan pengembangan usaha. Tujuannya, agar tidak gulung tikar ditengah penerapan PPKM level 3 yang tidak kunjung turun.

“Meski kegiatan sudah dilonggarkan, tetapi pendapatan para pedagang masih belum pulih sepenuhnya. Dampak Covid -19 ini benar-benar dirasakan oleh masyarakat, terutama di sektor ekonomi, khususnya para pedagang yang omsetnya menurun drastis. Karena itu, semoga dengan bantuan ini bisa membantu dan dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan usahanya,” harapnya.

Terpisah, Ketua DPRD Bangkalan Mohammad Fahad mengungkapkan, bencana non alam Covid-19 mengakibatkan kesulitan ekonomi. Khususnya para pedagang kecil. Bantuan yang diberikan pemkab harus segera dituntaskan, agar perekonomian di tengah masyarakat bisa kembali normal. “Bantuan harus segera diberikan, dengan bantuan itu setidaknya bisa menjadi sinyal untuk menggerakkan kembali ekonomi masyarakat di tingkat bawah,” responnya.

Reporter: Fain Nadofatul M.

Redaktur: Totok Iswanto

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *