Realisasi Pencairan Dana BOS Tahap II Tidak Merata

  • Whatsapp
(FOTO: KM/MOH RAZIN0 DIPERHATIKAN: Melalui dana BOS sekolah diharapkan bisa mengelola secara maksimal.

KABARMADURA.ID, SUMENEP -Realisasi pencairan dana bantuan operasional sekolah (BOS) di bawah Dinas Pendidikan (Disdik) Sumenep tidak merata. Hal itu dikarenakan ada sekolah yang administrasinya masih belum tuntas.

Kasubbag Pembantuan Disdik Sumenep Tri Fatanah menjelaskan, untuk proses pencairan yang akan dimaksimalkan pada triwulan II tidak sesuai harapan.

“Mayoritas semua sekolah sudah cair, tetapi tidak semua sekolah, masih ada yang belum. Mestinya sudah selesai semua,” ungkapnya.

Menurutnya, sudah ada 70 persen sekolah yang sudah melakukan pencairan. Sisanya masih ada beberapa sekolah yang administrasinya harus dilengkapi untuk mencairkan dana BOS tersebut.

“Untuk yang negeri ada beberapa SMP yang kepala sekolahnya mengalami periodisasi sehingga ada perubahan, yang sampai sekarang SK Plt beberapa sekolah tersebut masih dalam proses penyelesaian,” jelasnya.

Selain prosesnya lambat, menurut dia, yang berbeda, dua tahun ini memang belanja BOS berbeda dengan tahun sebelumnya. Yaitu mestinya secara teknis dikerahkan untuk peningkatan pembelajaran, saat ini mayoritas difokuskan pada masalah kesehatan atau dampak Covid-19.

“Sehingga segala pelaporan belanja sebenarnya lebih mudah, tetapi memang sekolah-sekolah lambat menyetor atau menyelesaikannya,” imbuhnya. (ara/maf)

  • Total Dana BOS Tahap 2: Rp20 miliar
  • Jumlah SMP: 168 sekolah
  • Jumlah SD: 467 sekolah
  • Rata-Rata per Siswa Menerima: Rp1,1 juta

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *