oleh

Realisasi Program BPNT Lagi-Lagi Molor

Kabarmadura.id/SUMENEP-Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Sumenep sepakat menunda kembali penyaluran bantuan pangan nontunai (BPNT). Terhambatnya realisasi program tersebut disebabkan validasi  jumlah keluarga penerima manfaat (KPM) yang bersifat by name by adress belum final.

Kabid Penanganan Fakir Miskin Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Sumenep Moh. Zaini menyampaikan, rencananya program BPNT akan dilaksanakan pada bulan ini yakni pada 25 Septembber 2019.

“Kemarin rencananya tanggal 2, terus tanggal 25 BPNT akan diluncurkan tapi masih belum sampai saat ini,” katanya, Rabu  (25/9).

Sementara dari  jumlah keseluruhan KPM yang derekomendasikan oleh Kementrian Sosial yakni dari 186 ribu dikurangi menjadi 15 ribu. Pengurangan tersebut terjadi karena banyaknya NIK ganda dan ada juga yang meninggal.

Zaini juga menyebutkan bahwa untuk sementara KPM yang valid sebanyak 12.145 orang yang diizinkan buka rekening kolektif (Burikol).

Dijelaskan, mengenai cara pengisian administrasinya yakni, mengisi formulir yang diberikan oleh bank dengan menyerahkan fotokopi KTP, KK. Nanti kalau formulir sudah selesai, bank akan memberikan kartu kepada KPM.

Tujuan BPNT dilaksanakan supaya masyarakat mendapatkan bantuan tepat sasaran dan tepat waktu. Selain itu pemerintah ingin memperbaiki sistem yang lebih bagus dibanding sebelumnya. Sementara pihaknya tetap optimis program tersebut segera diluncurkan dalam waktu dekat ini, karena memang dari waktu awal program tersebut memang sudah terealisasi.

“Masih sama persoalannya yaitu validasi jumlah KPM, saat ini kami masih disibukkan dengan validasi. Karena data ini sangat menentukan kelancaran program tersebut, kami memang tiap saat berkoordinasi dengan Disdukcapil,” pungkasnya. (ara/pai)

Komentar

News Feed