Realisasi Proyek Drainase di Sampang Janggal

  • Whatsapp
(FOTO: KM/FATHOR RAHMAN) RAWAN BERMASALAH: Pekerjaan proyek drainase di Jalan Wijaya Kusuma Sampang diduga tidak sesuai spek.

KABARMADURA.ID, SAMPANG – Pekerjaan drainase di Jalan Wijaya Kusuma Sampang terkesan dipaksakan. Beberapa kejanggalan terjadi dalam proses pekerjaannya. Diduga kuat, terjadi lantaran ketidaksesuaian perencanaan dalam proses realisasi pekerjaan.

Salah satunya, bentuk u-ditch yang diduga kesalahan produksi. Semestinya, setiap tujuh meter ada u-ditch yang berlubang. Namun, material semua sama tanpa lubang. Akibatnya, sebagian u-ditch di lokasi pekerjaan dibongkar dan harus dilakukan lubang u-dith dengan sistem manual.

Bacaan Lainnya

“Bukan dengan pemasangan u-ditch yang dibuat oleh perusahaan. Pembongkaran itu dilakukan untuk pembuatan lubang. Sesuai rencana anggaran biaya (RAB), setiap tujuh meter ada u-ditch khusus yang berlubang,” ujar salah satu sumber yang menolak namanya dikorankan, Kamis (2/9/2021).

Menurutnya, pemasangan u-ditch di daerah pintu masuk ke lapangan Wijaya harus ada dengan kapasitas kekuatan khusus. Sehingga, lebih kuat menahan  beban. Sebab, tempat lalu lalang keluar masuk kendaraan ke lapangan.

Namun, pemasangan u-ditch khusus tidak jelas. Semuanya sama, bentuk dan ketebalannya. Sehingga, dipastikan pekerjaan terkesan dipaksakan meski ada kesalahan dalam produksi maupun pemasangan u-ditch.

Bahkan, ketebalan u-ditch disinyalir tidak sesuai RAB. Di lokasi, ukuran ketebalan u-ditch hanya berdiameter 20 sentimeter. Padahal semestinya, ketebalannya mencapai 10 sentimeter. “Ketebalannya kurang. Mungkin bisa saja ada yang pas. Tapi, ada yang mengecek ada selisih ukuran 10 senti,” tuturnya.

Dikatakan, selisih 10 sentimeter bukan hal sedikit. Sebab, berpengaruh pada kekuatan u-ditch. Meskipun dengan ukuran tonase yang sama. Sebab, u-ditch akan ditumpangi trotoar. Jika tidak sesuai perencanaan, kekuatan u-ditch bisa berkurang.

Data yang dihimpun Kabar Madura, anggaran drainase di Jalan Wijaya Kusuma sebesar Rp3.010.488.734 dengan volume pekerjaan sepanjang 500 meter. Pekerjaan itu, dimenangkan oleh PT. Haka Utama Sejahtera. Realisasi pekerjaannya, dimulai sejak 12 Juni 2021.

Sementara Kontraktor PT. Halah Utama Sejahtera, H. Abd. Qodir Asit mengaku, semua pekerjaan sudah sesuai spek. Termasuk ketebalan u-ditch. “Di RAB tidak disebutkan 20 sentimeter. Tapi menyebut dengan gandar 10 ton,” responnya singkat.   (man/ito)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *