Realisasi Proyek SSC di Sampang Perlu Pengawasan Ketat

  • Whatsapp
(FOTO: KM/FATHOR RAHMAN) HARUS BERKUALITAS: Pembangunan Sampang Sport Centre (SSC) di Jalan Imam Bonjol perlu keterlibatan semua pihak dalam pengawasannya.

KABARMADURA.ID | SUMENEP – Pembangunan Sampang Sport Centre (SSC) di Jalan Imam Bonjol diprediksi melampaui deadline kontrak. Sehingga perlu adanya pengawasan dari setiap leading sektor. Baik dari konsultan pengawas maupun organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. Hal ini diungkapkan anggota Komisi III DPRD Sampang Abdussalam, Rabu (27/10/2021).

Menurutnya, keoptimalan pengawasan akan menjadi pelecut untuk memperoleh hasil pekerjaan yang berkualitas. Sebab jika dikaitkan dengan sisa waktu pekerjaan, realisasinya lebih rentan dikebut untuk mengejar target penyelesaian pekerjaan. Sehingga perlu adanya pengawasan yang aktif demi hasil kualitas pembangunan.

“Kami juga akan melakukan pengawasan juga. Monitoring ke lokasi. Sehingga pekerjaan dipastikan tidak menyimpang dari perencanaan,” janjinya.

Dia menegaskan, sesuai perencanaan waktu sudah dihitung dengan proses pekerjaan yang berkualitas. Jika dalam pelaksanaannya tidak sesuai perencanaan, berarti ada yang tidak beres dalam perealisasiannya. Sehingga  berharap kontraktor juga memperhatikan masa kontrak. Meskipun resiko denda ditanggung pelaksana, pembangunan lebih baik dikerjakan tepat waktu.

“Kami hanya khawatir pekerjaan akan memakan waktu yang lama. Tapi kualitasnya masih rendah. Sehingga penting dilakukan pengawasan oleh semua pihak. Karena tidak menutup kemungkinan konsultan pengawas bekerjasama dengan pelaksana. Meskipun tidak semuanya kongkalikong,” tegasnya.

Informasi yang dihimpun Kabar Madura, tanggal kontrak tercatat sejak 28 Juli 2021. Sementara masa pekerjaan selama 120 hari kalender. Sehingga diprediksi akan melewati masa kontrak pengerjaan. Pembangunan tersebut meliputi lapangan tenis, paving, dan lapangan futsal. Termasuk sejumlah bangunan di sekitar SSC yang dikerjakan CV. Baruna dengan pagu anggaran Rp5. 974. 886. 169 melalui APBD tahun 2021.

Kepala Dinas Pemuda Olahraga Budaya dan Pariwisata (Disporabudpar) Sampang Marnilam mengaku, sudah rutin melakukan monitoring. Bahkan, berkoordinasi dengan pelaksana maupun konsultan. Sehingga diyakini kualitas SSC tetap baik. “Kami sering ke lokasi dan kami pertanyakan kesulitannya. Sehingga ada evaluasi dalam proses pekerjaan,” responnya.

Reporter : Fathor Rahman

Redaktur: Totok Iswanto

 

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *