oleh

Realisasi Smart Card di Bangkalan Terkendala Perda

Kabarmadura.id/Bangkalan– Dinas Perhubungan (Dishub) Bangkalan sebelumnya merencanakan penggantian uji kir manual menjadi smart card. Rencananya tersebut telah disusun sejak awal tahun lalu yakni 2020 dengan meminta anggaran Rp200 juta kepada Pemerintah Kabupaten Bangkalan.

Namun, hingga pertengahan tahun ini realisasi tersebut belum bisa dilaksanakan. Sebab, untuk melakukan realisasi harus ada regulasi yang mengatur, yakni peraturan daerah (Perda). Sedangkan, untuk perda itu sendiri masih sebatas usulan.

Kabid Lalu lintas dan Angkutan Jalan Dishub Bangkalan, Ariek Moein mengatakan, penggunaan sistem smart card lebih mudah dan efektif. Sebab, seluruh data base kendaraan tersimpan secara elektronik dan dapat dibaca melalui aplikasi cek kir baik secara online maupun offline melalui Near File Communication (NFC).

“Yang pasti penggunaan smart card ini pada uji kir kendaraan untuk mengantisipasi adanya kebocoran pendapatan asli daerah (PAD),” ujarnya, Selasa (18/8/2020).

Lebih lanjut, dia menjelaskan, setiap kendaraan yang telah uji kir, akan mendapatkan sertifikat data teknis kendaraan. Kemudian stiker berhologram dengan barcode yang terdapat nomor ujinya. Jadi, smart card data hasil uji kir akan langsung tercatat di pusat.

Mengenai realisasinya ditargetkan kapan? Ariek menuturkan, saat ini tengah melakukan pembahasan dan mengkajinya dengan Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bangkalan. Dia mengaku, menargetkan tahun ini harus sudah bisa dilaksanakan.

“Persiapannya apa dan yang dibutuhkan apa, kami sedang membahasnya dengan komisi A,” paparnya.

Terpisah, Wakil Bupati Bangkalan Moh. Mohni mengungkapkan, bahwa regulasi itu masih tahap pembahasan dan usulan dari eksekutif. Untuk uji kir yang akan menerapkan smart card tersebut harus direalisasikan. Karena saat ini katanya, teknologi sudah mengalami kemajuan dan Bangkalan harus bisa menerapkannya.

“Baik dari eksekutif dan legislatif harus bertekad mewujudkannya, jangan sampai tidak. Ini masih prosesnya,” tandasnya. (ina/mam)

Komentar

News Feed